Telur Luar Banyak Busuk,Pedagang Langgur Pilih Telur Lokal Ngadi

  • 17 Sep 2026 20:51 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur– Pedagang Pasar Langgur, Hendi, blak-blakan soal kualitas telur. Ia kini memilih pasokan lokal Desa Ngadi, Kota Tual ketimbang dari Jawa karena banyak busuk.

“Pernah ambil dari Jawa hampir seratus ikat. Waktu sortir kelihatan bagus. Selang beberapa hari pembeli komplain, ada yang busuk 2-3 butir per rak,” ujar Hendi, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, telur dari luar rusak karena faktor pengiriman.

“Mungkin perjalanan lama, kontainer panas. Tiba hari ini, lusa baru bongkar. Jadi busuk banyak,” tegasnya.

Berbeda dengan telur lokal yang jauh lebih aman.

“Kalau dari Ngadi hampir tidak ada kerusakan. Paling retak 1-2 butir saja, itu kami pakai goreng sendiri. Tidak ada yang busuk,” jelasnya.

Soal sistem beli, telur lokal juga lebih adil.

“Kalau lokal kami beli per rak, tidak pilih besar-kecil. Jadi seimbang. Kalau dari luar, kalau pilih yang besar dulu, yang kecil lama baru laku,” pungkas Hendi.

Saat ini ia menjual telur lokal Rp. 60.000 per rak dan Rp. 2.000 - Rp. 3.000 per butir, dengan untung tipis hanya Rp. 2.000 per rak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....