Bupati Cup Dinilai Sukses,Pemain Luar Datang untuk Trasfer Ilmu
- 15 Sep 2026 09:36 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur – Wakil Ketua 1 KONI Kabupaten Maluku Tenggara, Marsel Layanan kepada media ini menegaskan bahwa Kejuaraan Daerah Bola Voli Bupati Cup I berhasil terselenggara dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Partai Demokrat, khususnya Ketua DPC Partai Demokrat Maluku Tenggara Bapak Edo Rahail. Ini ranah panitia. KONI sebagai induk organisasi PBVSI hanya diajak bekerja sama. Dan bagi kami event ini cukup berhasil,” kata Marsel kepada media ini, Senin 14/9/2026.
Ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan. Namun menurutnya hal itu wajar, mengingat kejuaraan daerah tingkat kabupaten baru digelar kembali setelah lebih dari 10 tahun vakum.
“Kita kesampingkan kekurangan yang ada. Secara keseluruhan event ini cukup berhasil. Animo masyarakat juga luar biasa. Ini momentum kebangkitan olahraga voli di Maluku Tenggara,” ujarnya.
Menanggapi opini publik yang menilai kehadiran pemain luar mengesampingkan bakat lokal, Marsel membantah. Sebagai mantan atlet yang pernah berlaga di tingkat nasional, ia menilai kehadiran pemain berkualitas justru penting untuk kemajuan atlet daerah.
“Itu tidak membangun. Peserta yang mendatangkan pemain luar rata-rata berkualitas. Kita belajar dari situ. Bukan untuk membunuh bakat dan talenta muda di daerah ini,” tegasnya.
Marsel mencontohkan daerah-daerah seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur yang telah menjadikan olahraga sebagai industri. Di daerah tersebut, penggunaan pemain dari luar daerah termasuk dari Maluku, Papua, dan Sulawesi sudah menjadi hal biasa.
“Jadi hal itu bukan tabu. Hanya pemahaman kita di sini masih minim. Di event besar, yang diutamakan memang pemain-pemain berkualitas. Bakat kita banyak, tapi belum berkualitas. Kita perlu mencontoh atlet-atlet yang sudah malang melintang di nasional agar kita mengambil ilmunya,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran pemain senior dan berpengalaman dalam satu tim sangat penting. Mereka bisa menjadi panutan sekaligus memberikan pemahaman dan teknik permainan yang baik kepada atlet muda.
“Bagaimana kita mau berkembang dan belajar bila tidak ada yang jadi panutan dan contoh. Harus ada senior agar dia bisa berkembang lebih lagi. Jangan sampai kita hanya sampai di tingkat provinsi lalu hilang,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....