Bea Cukai Gelar Klinik Ekspor bagi Pelaku Usaha Perikanan

  • 12 Sep 2026 06:50 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur - Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku bersama Bea Cukai Tual melaksanakan kegiatan Klinik Ekspor melalui kunjungan ke dua perusahaan pelaku usaha perikanan, yakni PT Niaga Indonesia Perkasa dan PT Rezeki Samudra Abadi, pada 7 September 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku, Estty Purwadiani Hidayatie, didampingi Kepala Kantor Bea Cukai Tual, Wahyu Lafrias. Kegiatan menjadi bagian dari upaya memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha sekaligus mendorong peningkatan ekspor komoditas perikanan di wilayah Tual dan sekitarnya.

Klinik Ekspor menjadi wadah bagi Bea Cukai untuk berdialog secara langsung dengan pelaku usaha, mendengarkan aspirasi, serta menggali berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ekspor.

Melalui kunjungan tersebut, Bea Cukai juga dapat melihat kondisi di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu dikoordinasikan bersama, sehingga hambatan dalam proses ekspor dapat diselesaikan secara tepat.

“Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kendala pelaku usaha di lapangan. Setiap permasalahan yang disampaikan akan kami koordinasikan dengan pihak terkait sehingga dapat dicari solusi bersama untuk mendukung kelancaran ekspor,” ujar Estty Purwadiani Hidayatie.

Berbagai tantangan yang disampaikan oleh pelaku usaha selanjutnya telah dikoordinasikan dengan Syahbandar, terminal kargo, Perkumpulan Komunitas Nelayan, serta pihak terkait lainnya.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk membangun sinergi dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi pelaku usaha, khususnya di sektor perikanan. Langkah ini sekaligus untuk memastikan seluruh pihak dapat berkontribusi dalam menciptakan ekosistem ekspor yang lebih baik bagi pelaku usaha perikanan.

Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Bea Cukai Maluku dan Bea Cukai Tual berkomitmen untuk terus menjalankan peran sebagai industrial assistance dengan memberikan pendampingan serta membuka ruang komunikasi bersama pelaku usaha.

Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendorong kelancaran kegiatan ekspor, meningkatkan daya saing komoditas perikanan, serta mengoptimalkan potensi hasil perikanan Dobo dan Maluku agar semakin mampu menembus pasar internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....