Layanan Air Bersih PDAM Malra Jangkau Empat Kecamatan
- 08 Sep 2026 20:34 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Langgur – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Maluku Tenggara melayani kebutuhan air bersih di empat wilayah kecamatan, yakni Kei Kecil, Hoat Sorbay, Manyeuw, dan Kei Besar. Khusus di Kei Besar, layanan PDAM masih terpusat di Elat dan sekitarnya, sementara sebagian wilayah lainnya mendapat air bersih melalui SPAM pedesaan atau PAMSIMAS.
Direktur PDAM Kabupaten Maluku Tenggara, Fatma Talaohu, mengatakan cakupan pelayanan air bersih di wilayah kerja PDAM saat ini sudah hampir menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat. Meski demikian, masih ada sejumlah wilayah yang belum terhubung langsung dengan jaringan PDAM.
“Pemerintah daerah memang sudah hampir 100 persen menjangkau seluruh kebutuhan air untuk masyarakat. Kami di sini masuk cuma di Kecamatan Kei Kecil, Hoat Sorbay, Manyeuw, Kecamatan Kei Besar,” kata Fatma saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (8/9/2026).
Salah satu wilayah yang masih membutuhkan pengembangan jaringan adalah Ngayub di Kecamatan Manyeuw. PDAM bersama Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui Dinas PUTR telah mengusulkan pembangunan jaringan air bersih untuk wilayah tersebut kepada pemerintah pusat.
Fatma menjelaskan, pengembangan jaringan dari sumber air Evu juga menghadapi kendala di Jembatan Rumadian. Kondisi jembatan yang masih rusak membuat rencana pemasangan pipa belum dapat direalisasikan sesuai target tahun ini.
“Kalau jembatan Rumadiannya itu nggak putus, tahun ini sudah terealisasi. Karena terkendala dengan jembatan Rumadian karena sumber airnya dari Evu,” ujarnya.
Menurut Fatma, jaringan dari sumber air Evu saat ini sudah melayani hingga Ohoi Debut dan jalurnya melewati Jembatan Rumadian. Untuk melanjutkan pengembangan jaringan, PDAM harus berkoordinasi dan meminta izin kepada balai jalan karena pipa direncanakan dipasang pada bagian bawah jembatan.
“Di sebelah bawahnya itu kan ada peluang untuk pemasangan pipa. Jadi kami sekarang ini baru melayani sampai dengan Ohoi Debut melalui jembatan itu juga,” kata Fatma.
Sementara itu, pelayanan air bersih di Pulau Kei Besar tidak seluruhnya berasal dari jaringan PDAM. Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat telah membangun SPAM pedesaan atau PAMSIMAS di sejumlah wilayah, dengan pengelolaan dilakukan oleh masing-masing ohoi atau desa.
Fatma mengatakan PDAM sendiri melayani wilayah Elat dan sekitarnya di Kecamatan Kei Besar. “Itu ada PAMSIMAS masing-masing. Pemerintah daerah bekerja sama dengan pemerintah pusat sudah bangun, hampir sebagian besar itu sudah,” ujarnya.
Dengan pola pelayanan tersebut, kebutuhan air bersih masyarakat Maluku Tenggara dipenuhi melalui jaringan PDAM maupun sarana air bersih pedesaan. PDAM masih melakukan pengembangan pada wilayah yang belum terjangkau jaringan, sementara sarana PAMSIMAS dikelola langsung oleh masyarakat melalui pemerintah ohoi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....