Kebakaran Lahan Jadi Perhatian Bidang Intelijen Kejari Malra

  • 04 Sep 2026 04:42 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur – Kondisi cuaca panas dan karakter wilayah Maluku Tenggara yang didominasi bebatuan menjadi perhatian dalam menyikapi kebakaran lahan yang terjadi di sejumlah wilayah. Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara melalui bidang intelijen turut mencermati perkembangan situasi tersebut.

Kepala Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara, Fadjar, mengatakan kondisi ini menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan dalam melihat kejadian kebakaran lahan di daerah. Menurutnya, kebakaran yang terjadi pada umumnya bukan karena kesengajaan.

"Karena di sini saya lihat kebakaran lahan itu pada umumnya tidak disengaja sih. Yang terjadi itu bukan disengaja, tetapi memang karena memang suhunya panas dan daerah kita memang konturnya kontur bebatuan yang mudah memicu api," kata Fadjar saat ditemui tim RRI di ruang kerjanya, Kamis (3/9/2026).

Ia menyebut kejadian kebakaran lahan di Maluku Tenggara tetap perlu dicermati meskipun skalanya belum seperti yang terjadi di sejumlah wilayah lain di Indonesia. Kondisi tersebut berbeda dengan kebakaran lahan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan yang memiliki skala lebih besar.

"Di Maluku Tenggara ini juga terjadi kebakaran lahan, tapi tidak sebesar apa yang ada di Sumatera dan Kalimantan," ujarnya.

Fadjar mengatakan bidang intelijen Kejaksaan Negeri Maluku Tenggara terus mencermati berbagai kondisi yang berkembang di wilayah hukumnya. Pemantauan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan, termasuk persoalan kebakaran lahan yang terjadi pada kondisi cuaca panas.

Kondisi geografis Maluku Tenggara yang memiliki kawasan bebatuan menjadi salah satu faktor yang dapat memicu kebakaran lahan. Terlebih saat suhu meningkat, kondisi lingkungan yang kering dapat membuat api lebih mudah muncul dan meluas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....