Paduan Suara SMA N 3 Maluku Tenggara Tampil Harmoni dan Memukau di RRI Fest 2026

  • 30 Agt 2026 09:34 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID,Langgur : Paduan Suara (PS) SMA Negeri 3 Maluku Tenggara tampil harmonis dan memukau audiens dalam gelaran RRI Fest 2026 yang berlangsung di halaman SMA Negeri 3 Maluku Tenggara Kamis 27/8/2026. Penampilan tersebut menjadi salah satu sajian yang mendapat perhatian masyarakat yang hadir memenuhi lokasi acara. Membawakan lagu daerah Kei berjudul Vadad Vil-Vil, kelompok paduan suara ini berhasil menghadirkan nuansa budaya Kei yang kuat melalui perpaduan vokal dan aransemen musik yang apik.

Lagu Vadad Vil-Vil merupakan karya Abdul Razak Madubun yang kemudian diaransemen oleh salah satu guru SMA Negeri 3 Maluku Tenggara, Pice Lefteuw. Aransemen tersebut semakin memperkaya warna musikal lagu dengan tetap mempertahankan karakter dan identitas budaya Kei. Sentuhan musikal yang diberikan membuat lagu tersebut terdengar lebih dalam, syahdu dan mampu menggugah emosi para pendengar.

Pice Lefteuw mengaku senang sekaligus bangga dapat dipercaya untuk mengaransemen lagu Vadad Vil-Vil. Menurutnya, proses aransemen menjadi kesempatan untuk memberikan warna baru tanpa menghilangkan roh dan karakter asli lagu daerah Kei tersebut. “Saya sangat senang dan bangga bisa mengaransemen lagu ini, karena melalui aransemen ini saya berusaha membuat Vadad Vil-Vil terdengar lebih dalam dan syahdu, sehingga pesan dan nuansa budaya Kei yang terkandung di dalamnya bisa lebih dirasakan oleh pendengar,” ujar Pice.

Penampilan PS SMA Negeri 3 Maluku Tenggara diawali dengan part solo yang dibawakan Dave Jamco. Suara solo tersebut mengajak audiens untuk semakin menghayati setiap lirik dan melodi yang sarat dengan nuansa budaya Kei. Perlahan, suara solo berpadu dengan vokal anggota paduan suara lainnya sehingga menciptakan harmoni yang kuat dan membangun suasana emosional di tengah penonton.

Alunan lagu Vadad Vil-Vil yang kental dengan karakter budaya Kei mendapat sambutan antusias dari audiens. Para penonton yang memadati halaman SMA Negeri 3 Maluku Tenggara tampak menikmati setiap bagian penampilan hingga memberikan tepuk tangan meriah. Respons tersebut menunjukkan bahwa musik daerah masih memiliki tempat di hati masyarakat, khususnya ketika dikemas secara kreatif dan melibatkan generasi muda.

Pice mengatakan, pelestarian budaya tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan adat secara formal, tetapi juga dapat diwujudkan melalui seni dan musik. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam membawakan lagu-lagu daerah Kei merupakan langkah penting agar kekayaan budaya tersebut tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. “Saya berharap anak-anak muda semakin mencintai lagu-lagu daerah Kei dan tidak malu untuk membawakannya, karena di dalam lagu daerah terdapat identitas, cerita dan nilai-nilai budaya yang harus kita jaga,” katanya.

Keikutsertaan PS SMA Negeri 3 Maluku Tenggara dalam RRI Fest 2026 memperlihatkan peran penting sekolah dalam mendorong siswa untuk mencintai seni dan budaya daerah. Panggung tersebut memberikan ruang bagi para pelajar untuk berekspresi sekaligus membawa pesan bahwa pelestarian adat istiadat dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya melalui musik dan lagu daerah Kei. Semangat berkesenian ini diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi muda Maluku Tenggara.

Penampilan PS SMA Negeri 3 Maluku Tenggara melalui lagu Vadad Vil-Vil akhirnya menjadi salah satu momen yang meninggalkan kesan bagi audiens RRI Fest 2026. Harmoni suara, penampilan solo Dave Jamco, serta aransemen Pice Lefteuw berpadu menghadirkan pesona budaya Kei di atas panggung. Tepuk tangan meriah penonton menjadi penutup penampilan yang sekaligus menegaskan bahwa melestarikan budaya dapat dilakukan dengan cara kreatif, menyenangkan dan dekat dengan kehidupan generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....