Karhutla Dominasi Kasus Kebakaran di Malra, 33 Kejadian Tercatat pada Agustus 2026
- 26 Agt 2026 11:52 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Puluhan kejadian kebakaran tercatat di Kabupaten Maluku Tenggara sepanjang Agustus 2026. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan mencatat 33 kejadian hingga saat ini, dengan kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu yang paling banyak terjadi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maluku Tenggara, A. Rahman Madubun, mengatakan peningkatan tersebut terjadi di tengah aktivitas masyarakat yang membersihkan lahan untuk berkebun. Praktik pembakaran sampah di area yang dipenuhi rerumputan, semak, dan dahan kering membuat api mudah merambat ke sekitarnya.
"Memang yang banyak ini di bulan Agustus. Karena memang Agustus ini agak banyak juga," kata Madubun.
Menurut Madubun, kondisi musim kemarau turut memperbesar risiko api menyebar karena banyak daun dan vegetasi yang mengering. Kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan juga dapat memicu titik api ketika bersentuhan dengan material yang mudah terbakar.
"Masyarakat melakukan kegiatan-kegiatan terutama untuk berkebun, membakar sampah dan yang lain-lain. Mereka tidak memperhatikan rerumputan maupun dahan kering, sehingga api merembet sampai terjadi kejadian-kejadian kebakaran," ujarnya.
Tingginya kejadian tersebut menjadi perhatian karena sebagian pemicunya berasal dari aktivitas yang sebenarnya dapat dicegah. Damkar mengingatkan warga untuk mempertimbangkan kondisi sekitar sebelum melakukan pembakaran dan memastikan api benar-benar padam setelah kegiatan selesai.
Rahman juga meminta masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di area yang dipenuhi rerumputan dan semak kering. Warga yang menemukan titik api diminta segera melakukan penanganan awal jika memungkinkan serta melaporkannya kepada petugas agar api tidak meluas.
Upaya pencegahan juga dilakukan melalui koordinasi Damkar dengan para camat dan instansi terkait untuk meneruskan edukasi kepada masyarakat hingga tingkat ohoi. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan warga dan menekan risiko kebakaran selama musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....