Kemenag Kota Tual Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Nabi pada Maulid 1448 Hijriah

  • 25 Agt 2026 13:59 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual: Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tual, Hi. Echan Rumaf, mengajak umat Islam menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat keteladanan akhlak Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalu pesan WhatsApp, Senin 24 Agustus 2026, Rumaf mengatakan esensi Maulid Nabi bukan sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW dengan berbagai kegiatan keagamaan, tetapi menjadi kesempatan bagi setiap umat untuk melakukan introspeksi, sejauh mana akhlak dan keteladanan Nabi telah diterapkan dalam kehidupan.

Menurutnya, terdapat tiga keteladanan utama Nabi Muhammad SAW yang sangat relevan diterapkan masyarakat saat ini, yakni kejujuran dan amanah, kasih sayang, serta persatuan dan kerukunan.

”Maulid bukan sekadar seremonial. Maulid adalah momentum untuk bertanya, sudah berapa banyak akhlak Nabi yang hidup dalam diri kita”, kata Rumaf

Ia menjelaskan, kejujuran dan amanah merupakan karakter utama Rasulullah SAW yang harus menjadi fondasi kehidupan, terutama di tengah perkembangan era digital yang penuh dengan berbagai tantangan informasi dan komunikasi.

Rumaf mengajak seluruh masyarakat membangun daerah dengan pondasi kejujuran, karena kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemimpin, tetapi juga oleh masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan tanggung jawab.

“Ada 3 teladan Nabi yang sangat kita butuhkan dalam kehidupan kita saat ini. Pertama, teladan jujur dan amanah. Sebelum jadi Nabi, beliau sudah dipercaya, dan di era digital ini, kita diuji dengan kejujuran. Jujr dalam segala hal, amanah dalam jabatan dan lain-lain”, ujarnya.

Selain kejujuran, masyarakat juga diminta meneladani sikap kasih sayang Nabi Muhammad SAW yang senantiasa mengedepankan kedamaian dan tidak membalas keburukan dengan kekerasan.

Sementara itu, dalam hal persatuan dan kerukunan, Rumaf mencontohkan Piagam Madinah sebagai bukti nyata keteladanan Rasulullah SAW dalam mempersatukan masyarakat yang berbeda suku dan agama untuk mencapai kemaslahatan bersama.

Karena itu, Rumaf mengajak umat Islam di Kota Tual dan Maluku Tenggara untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi 1448 Hijriah bukan hanya sebagai momentum memperbanyak selawat di masjid, tetapi juga sebagai momentum untuk menggerakkan hati dan memperbaiki perilaku.

Ia berharap, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga tercipta daerah yang semakin damai, rukun, jujur, dan penuh kasih sayang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....