Pemkot Tual Kucurkan Bantuan Kepada Warga yang Dilanda Kekeringan

  • 24 Agt 2026 15:34 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tual, Darnawati Amir kepada rri.co.id mengatakan, bencana kekeringan diidentifikasi pada lima (5) Kecamatan di Kota Tual. Bencana kekeringan tentunya akan berdampak dari bebagai sektor, Senin (24/8/2026).

“Ketersediaan sumber air, kemudian perikanan, pertanian, ketersediaan pangan, Karhutla dan lain-lain sebagainya. Kami di Dinas Ketahanan Pangan sudah merancang beberapa skenario untuk melakukan langkah antisipasi dan mitigasi. Selain itu, kita juga sudah melakukan beberapa koordinasi dalam rangka mitigasi kekeringan,” ucap Darnawati.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Darnawati menyebutkan, langkah awal yakni komunikasi bersama Pihak Bulog untuk mempercepat penyaluran bantuan pangan. Tahap kedua, pada bulan Juli, Agustus, September yang harus terealisir ke Masyarakat Penerima.

“Karena bantuan pangan ini sekitar 30 kg per KK, kemudian, kami juga sudah berkonsultasi ke pimpinan untuk kita mengusulkan penggunaan dana bantuan tidak terduga atau dana yang memang sudah tersedia di DPA kita,” ujarnya.

Dikatakan, pemberian bantuan pangan yang lebih komplit, bukan hanya dalam bentuk beras lewat Bulogsebagai penyedia cadangan pangan Pemerintah Pusat. Juga dilakukan alokasi anggaran, setiap Pemerintah daerah pada anggaran bantuan tidak terduga yang mampu digunakan untuk penanganan bencana.

“Untuk bantuan pangan ini, kita akan merencanakan mendistribusi beberapa jenis pangan, jadi bukan cuma beras. Kemudian, kita juga sudah menyiapkan beberapa seruan terkait bagaimana pangan-pangan di sekitar rumah itu betul-betul tetap ada. Misalnya tanaman-tanaman pekarangan yang bisa kita tanam menjaga ketersediaan pangan, misalnya sayur-sayur, cabai dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Lebih jauh Darnawati menggambarkan, upaya ini alternatif mencegah dampak kekeringan, berdampak pada kondisi defisit air, dan berujung kehilangan sumber air berakibat buruk pada perlakuan terhadap tanaman pangan.

“Sehingga pengeluaran rumah tangga itu yang tadinya hanya cukup untuk bayar sekolah anak, untuk transportasi, sedikit pangan, mungkin juga sedikit air, itu terkuras bagaimana kebutuhan air. Jadi baik untuk kebutuhan minum maupun mandi, cuci dan lain-lain sebagainya. Kebutuhan untuk pangan ini pasti akan 50% akan terkuras juga untuk kebutuhan prioritas ,” tutur Darnawati.

Menurutnya, penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat di Kota Tual bukan hanya dalam bentuk beras, namun pangan kompleks untuk memenuhi ketersediaan empat sehat lima sempurna, diantaranya protein, karbohidratnya, lemaknya dan unsur penting lainnya.

“Sekalipun situasi kekeringan masyarakat tidak terjangkit berbagai persoalan. Karena kita tahu semua jika kekeringan terjadi dampaknya akan kemana-mana. Kesehatan, pemenuhan gisi. Kita juga menyerukan di pemberitahuan tersebut agar masyarakat bisa memfungsikan sisa-sisa limbah rumah tangganya bisa digunakan sebagai air untuk menyeram tanaman,” terangnya.

Darnawati menjelaskan, pihaknya akan menggalakan gerakan pangan yang diarahkan Wali Kota Tual, memastikan ketersediaan, distribusi, dan pemanfaatan pangan guna pemenuhan kebutuhan warga terutama di pulau-pulau yang sangat terdampak, terkait kekeringan misalnya di Kaimear, kemudian di Pulau Kur, Kur Selatan, dan Tayando.

“Untuk pesisir Dullah utara dan selatan, tetap kita lakukan, tapi tidak se-intens kita di pulau. Nah ini juga kita sudah koordinasikan dengan Dinas perhubungan bagaimana supaya kemudahan angkutan pangan ini bisa sampai ke pulau-pulau. Situasi angin yang saat ini lagi kencangnya, dan ini juga menjadi pertimbangan yang perlu kita pikirkan, jangan sampai kemudian terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” bebernya.

Darna-wati menilai, proses logistik ke Wilayah Kepulauan menjadi prioritas, namun pertimbangan kondisi alam akibat angin kencang perlu diperhatikan, guna memberikan layanan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang dominan terdampak bencana kekeringan yang membutuhkan uluran tangan Pemerintah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....