Zavina, Pembawa Baki Pengibaran dengan Mimpi dan Harapan Pelajar Kepulauan
- 19 Agt 2026 09:15 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Di balik suksesnya prosesi pengibaran Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Maluku Tenggara, terdapat sosok Nur Zavina Azzahra Djohar yang mendapat kehormatan sebagai pembawa baki saat pengibaran bendera. Siswi SMA Negeri 2 Maluku Tenggara itu menjalankan tugasnya dengan tenang dan penuh percaya diri di hadapan ribuan peserta upacara.
Putri pasangan Ramli Djohar, seorang nelayan, dan Rosita Kamaruzzaman, aparatur sipil negara (ASN), tersebut mengaku bangga dapat menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026. Kepercayaan membawa baki dalam prosesi pengibaran Bendera Merah Putih menjadi pengalaman berharga yang akan selalu dikenangnya.
“Yang paling saya senang adalah bisa menjalankan tugas sebagai pembawa baki dengan baik. Ini menjadi kebanggaan dan pengalaman berharga bagi saya,” ujarnya usai upacara, Senin (17/8/2026).
Siswi kelas XI SMA Negeri 2 Maluku Tenggara itu mengungkapkan keikutsertaannya dalam Paskibra juga didorong oleh cita-citanya untuk menjadi polisi wanita (Polwan). Menurutnya, latihan yang dijalani selama proses seleksi dan pembinaan telah membentuk disiplin, tanggung jawab, serta kepercayaan diri.
“Saya bercita-cita menjadi Polwan. Keinginan itu juga yang memotivasi saya untuk bergabung dan berproses sebagai anggota Paskibra,” katanya.
Selain menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan, Zavina juga berpesan kepada generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam mengejar impian. Setiap keberhasilan membutuhkan proses, latihan, dan ketekunan yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh.
“Untuk adik-adik yang nantinya mengikuti jejak kami, tetap semangat menjalani latihan dan jangan mudah menyerah. Semua proses yang dijalani akan memberikan manfaat bagi masa depan,” ujarnya.
Sebagai pelajar yang tumbuh di wilayah kepulauan, Zavina turut menyampaikan harapan agar pemerintah terus memperhatikan pembangunan sektor pendidikan di daerah. Pemerataan sarana dan prasarana pendidikan menjadi kebutuhan penting agar pelajar di kawasan kepulauan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berprestasi.
Ia berharap pelajar di daerah kepulauan dapat memperoleh dukungan pendidikan yang memadai sehingga mampu bersaing dengan pelajar dari daerah lain di Indonesia. Dengan dukungan tersebut, generasi muda di wilayah terluar dan kepulauan dapat lebih percaya diri dalam meraih cita-cita.
“Harapan saya, pendidikan di daerah kepulauan terus mendapat perhatian sehingga kami juga memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita,” katanya.
Bagi Zavina, tugas sebagai pembawa baki saat pengibaran Bendera Merah Putih bukan hanya kehormatan pribadi, melainkan juga bentuk tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Dari momentum itu, ia ingin membuktikan pelajar dari daerah kepulauan memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk berprestasi serta mengharumkan nama daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....