Ujang dan Mimpi Sederhana Pedagang Kecil di Hari Kemerdekaan

  • 19 Agt 2026 05:41 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Di tengah hiruk-pikuk perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ujang memilih menyampaikan harapan dengan sederhana. Pedagang pentol asal Bandung, Jawa Barat, itu berharap pemerintah lebih memperhatikan pedagang kecil yang masih berjuang menghadapi mahalnya biaya hidup dan terbatasnya penghasilan.

Ujang baru sekitar sepekan merantau ke Maluku Tenggara untuk mencari penghidupan. Meski belum lama berada di daerah ini, ia sudah merasakan bagaimana pedagang kecil harus berhadapan dengan harga bahan kebutuhan yang menurutnya semakin berat.

“Yang pastinya para pedagang kecil ini lebih diperhatikan. Mestinya ada bantuan, terutama untuk para pedagang kecil,” kata Ujang saat ditemui tim RRI, Rabu (18/8/2026).

Menurut Ujang, kenaikan harga bahan pokok menjadi salah satu persoalan yang langsung dirasakan pedagang. Harga bahan untuk berjualan yang semakin mahal membuat biaya usaha meningkat, sementara pemasukan belum tentu bertambah.

“Bahan-bahan sembako ini bagi para pedagang sungguh sangat mengejutkan harganya. Terlalu mahal dan tidak seimbang dengan pemasukan,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah tidak hanya memperhatikan harga kebutuhan pokok, tetapi juga kondisi para pedagang kecil yang menggantungkan pendapatan dari hasil berjualan. Bantuan usaha, harga bahan pangan yang lebih terjangkau, serta perhatian terhadap aktivitas perdagangan menjadi harapan yang ia titipkan pada momentum kemerdekaan.

Harapan Ujang tidak berhenti pada urusan berdagang. Sebagai perantau yang datang dari Jawa Barat ke wilayah Indonesia Timur, ia juga menyoroti mahalnya biaya perjalanan yang menurutnya membuat perantau kesulitan untuk pulang ke kampung halaman.

“Kalau bisa harga tiket diturunkan. Biar para perantau bisa mudik dan tidak terlalu berat, karena untuk Indonesia Timur ini terlalu mahal dan tidak terjangkau,” katanya.

Ujang mengaku mahalnya ongkos perjalanan menjadi beban tersendiri bagi masyarakat yang ingin bepergian dari kawasan Indonesia Timur. Biaya perjalanan menuju Jakarta bisa mencapai sekitar Rp800 ribu hanya untuk tiket kapal, belum termasuk biaya perjalanan lainnya.

Pengalaman itu membuat Ujang memiliki pandangan tersendiri tentang arti kemerdekaan. Baginya, kemerdekaan seharusnya tidak hanya dirasakan oleh mereka yang berada dalam kondisi ekonomi lebih baik, tetapi juga oleh pedagang kecil yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup.

“Kalau menurut saya, sekarang belum merdeka. Yang merdeka di atas, yang di bawah tidak merdeka,” ujarnya.

Ujang menilai kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan secara merata jika masih ada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar dan pedagang kecil yang harus berjuang menghadapi biaya hidup. Ia berharap pemerintah dapat memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk hidup lebih layak.

“Harusnya seluruh rakyat Indonesia merasakan merdeka, tetapi sekarang belum keseluruhan. Para pedagang kecil ini belum merasakan kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Suara Ujang mungkin datang dari balik gerobak pentol dan bukan dari ruang-ruang pengambilan kebijakan. Namun, di tengah perayaan kemerdekaan, harapannya menyuarakan persoalan sederhana yang masih dihadapi banyak pedagang kecil: harga yang terjangkau, penghasilan yang cukup, bantuan yang tepat, dan kesempatan untuk hidup lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....