Putra Dullah Laut Dukung Sasi untuk Jaga Kelestarian Sumber Daya Alam

  • 19 Agt 2026 05:45 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual: Pemberlakuan Sasi adat di wilayah petuanan Dullah Laut, Kota Tual, mendapat dukungan dari masyarakat setempat. Sasi dinilai menjadi bagian penting dari upaya menjaga kelestarian sumber daya alam sekaligus memastikan keberlanjutan kehidupan masyarakat hingga generasi mendatang.

Putra Dullah Laut, M. Zein Nuhuyanan, menyambut baik keputusan pemberlakuan sasi tersebut. Menurutnya, keputusan adat itu merupakan bentuk tanggung jawab masyarakat dalam mewariskan lingkungan dan sumber daya alam yang tetap terjaga kepada anak cucu.

Ia mengatakan, Dullah Laut selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki kontribusi penting terhadap sektor perikanan di Kota Tual. Karena itu, kelestarian laut, terumbu karang, dan sumber daya ikan perlu terus dijaga.

“Kalau terumbu karang dan laut ini tidak dipelihara serta dijaga kelestariannya, ikan-ikan ini akan hilang. Sejarah tentang Dullah Laut sebagai distributor ikan juga dengan sendirinya akan terkikis dan hanya tinggal sejarah,” ujar Zein.

Menurut Putra Dullah Laut yang tengah menjalankan tugas sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual, pemberlakuan sasi tidak hanya berkaitan dengan kepentingan masyarakat Dullah Laut, tetapi juga memiliki dampak yang lebih luas bagi masyarakat Kota Tual dan sekitarnya, termasuk Kabupaten Maluku Tenggara.

Dengan terjaganya sumber daya laut, masyarakat diharapkan tetap dapat menikmati hasil perikanan yang berkualitas dan segar, sementara ekosistem laut tetap terpelihara untuk kepentingan generasi berikutnya.

Zein juga menilai penerapan sasi merupakan bentuk pelestarian kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Ohoi dan Dusun yang menindaklanjuti ketentuan pemerintah daerah mengenai perlindungan sumber daya alam melalui Sasi.

Ia merujuk pada Peraturan Daerah Kota Tual Nomor 4 Tahun 2020 tentang Ratschap, Ohoi, dan Finua, yang antara lain memuat ketentuan mengenai pemeliharaan sumber daya alam melalui sasi dan bentuk kearifan lokal lainnya.

Sebagai bagian dari masyarakat Dullah Laut sekaligus aparatur pemerintah, Zein mengimbau seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan Sasi secara bersama-sama.

Ia berharap, Pemerintah Kota Tual melalui organisasi perangkat daerah terkait, maupun instansi vertikal seperti kepolisian, kejaksaan, dan TNI Angkatan Laut, dapat turut mendorong serta mendukung penerapan aturan adat tersebut.

“Secara administratif mungkin perlu diinformasikan, tetapi kami berharap semua pihak ikut mendorong dan melaksanakan apa yang disebut dengan Sasi yang berlaku di sini,” kata Zein.

Zein optimistis, penerapan Sasi di Dullah Laut dapat menjadi contoh bagi desa dan dusun lain di Kota Tual untuk kembali memperkuat aturan adat dalam menjaga wilayah petuanan masing-masing.

Dengan demikian, kelestarian laut dan daratan di Kota Tual dapat terus terjaga, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini, tetapi juga menjamin kehidupan yang lebih baik bagi anak cucu di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....