Semarak HUT ke-81 RI, Warga Dobo Kenang Perjuangan dan Perubahan Zaman

  • 14 Agt 2026 16:53 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Dobo - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, suasana kemerdekaan mulai terasa di berbagai sudut Kota Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru.

Umbul-umbul, baliho, dan berbagai hiasan bernuansa kemerdekaan terlihat terpasang di sejumlah titik. Pemasangan atribut tersebut menjadi bagian dari semarak menyambut HUT ke-81 RI dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Semarak kemerdekaan juga turut dirasakan masyarakat Kota Dobo. Salah satunya Zainal Arifin Johar, yang lahir pada 8 Agustus 1964. Saat ditemui RRI, Kamis, 13 Agustus 2026, di Warkop Ayu Dewi miliknya, Zainal berbagi cerita mengenai pengalaman masa kecil dan kondisi masyarakat pada masa setelah Trikora.

Zainal mengaku masih mengingat suasana ketika dirinya masih kecil, termasuk berbagai peninggalan yang berkaitan dengan keberadaan tentara setelah perebutan Irian Barat. Menurutnya, sejumlah bangunan bekas asrama tentara bahkan masih dapat ditemukan hingga sekitar tahun 1980-an.

Ia juga mengenang bagaimana masyarakat pada masa lalu menyambut hari-hari besar nasional. Menurut Zainal, semangat masyarakat ketika itu sangat kuat. Rumah dan pagar dicat, lingkungan dibersihkan, serta warga bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap peringatan kemerdekaan.

Kehidupan masyarakat pada era 1960 hingga 1980-an, kata dia, masih sangat sederhana. Sebagian besar masyarakat menggantungkan kehidupan pada pertanian lokal dan hasil kebun.

Zainal juga menceritakan pengalaman masa kecil ketika masyarakat sempat mengungsi ke kebun maupun hutan akibat adanya isu bentrokan. Setelah situasi dinilai aman, masyarakat kemudian kembali ke kota dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Menurutnya, perubahan kehidupan masyarakat di Dobo mulai semakin terasa sejak tahun 1970-an. Perkembangan kota secara perlahan membawa perubahan terhadap kehidupan masyarakat sehingga kondisi ekonomi dan sosial mulai membaik.

Kini, setelah lebih dari delapan dekade Indonesia merdeka, Zainal berharap generasi muda tidak melupakan sejarah.

Ia mengajak generasi muda, khususnya di Kepulauan Aru, untuk terus mempelajari sejarah daerah dan perjalanan bangsa agar dapat memahami perjuangan serta kehidupan generasi terdahulu.

Menurutnya, dengan memahami sejarah, generasi muda dapat mengambil pelajaran dari masa lalu dan menjadikannya sebagai dasar untuk membangun kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Zainal menilai, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui pemasangan umbul-umbul dan baliho, tetapi juga melalui kepedulian masyarakat, persatuan, serta upaya menjaga dan meneruskan cita-cita para pendahulu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....