Kebakaran Lahan Terjadi di Jalan Pemda I Dobo, Kabel PLN Ikut Terbakar
- 12 Agt 2026 06:26 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Dobo - Warga di sekitar kawasan Kantor Bupati Kepulauan Aru, Dobo, dikejutkan dengan kebakaran lahan yang terjadi secara tiba-tiba di Jalan Pemda I, Selasa (11/8/2026). Kebakaran terjadi di ujung Jalan Pemda I, tepatnya di sekitar kawasan Bandara Rar Gwamar Dobo, sebelah kanan jalan masuk menuju Kantor Bupati Kepulauan Aru.
Api membakar lahan seluas sekitar 50 meter persegi, yang diketahui merupakan tanah milik Yayasan Budi Luhur. Kobaran api juga menyebabkan sejumlah kabel PLN yang berada di sekitar lokasi ikut terbakar.
Asap tebal sempat menyelimuti badan jalan dan mengganggu aktivitas warga maupun pengendara yang melintas. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara menjadi terbatas.
Petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Sejumlah peserta Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka yang saat itu sedang menjalani latihan di sekitar kawasan tersebut, turut membantu petugas memadamkan api.

Salah seorang pelatih Paskibraka mengatakan, api awalnya terlihat dari bagian ujung jalan menuju pintu masuk Kantor Bupati. Saat pertama kali terlihat, kobaran api masih berupa percikan kecil.
Ia menduga api kemungkinan berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan kemungkinan adanya unsur kesengajaan juga masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Api sempat berhasil dipadamkan ketika kobaran masih kecil. Namun, karena persediaan air pada mobil pemadam kebakaran habis, petugas harus kembali ke lokasi pengisian air. Saat petugas kembali ke lokasi, api telah membesar dan merambat ke area semak-semak di sekitar lahan tersebut.
Salah seorang petugas pemadam kebakaran kepada RRI mengatakan, proses pemadaman berjalan lancar, namun petugas menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana, terutama armada pemadam kebakaran.

“Truk pemadam kebakaran yang kami miliki hanya satu unit dan selang yang digunakan juga hanya satu. Ketika air habis saat proses pemadaman, kami harus kembali untuk melakukan pengisian air,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat waktu penanganan kebakaran menjadi lebih lama. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dapat menambah armada pemadam kebakaran, termasuk kendaraan dengan kapasitas tangki air yang lebih besar.
“Semestinya Pemda Aru menambahkan satu unit truk pemadam kebakaran dengan tambahan tangki, sehingga dapat mempermudah kami dalam melakukan pemadaman di lapangan,” kata petugas tersebut.
Pantauan RRI di lokasi, petugas kembali melakukan upaya pemadaman setelah mengisi ulang persediaan air. Kobaran api kemudian mulai mengecil, meski area yang terbakar telah meluas dan nyaris mendekati permukiman warga di sekitar lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Pihak terkait masih perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api.
RRI juga mendatangi Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Aru untuk meminta keterangan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Hendrik Guntra. Namun, yang bersangkutan tidak berada di kantor saat RRI melakukan konfirmasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....