Marta Siarukin Terlebih Dahulu Capai Garis Finis Lomba Lari Maraton di Dobo

  • 11 Agt 2026 14:29 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Dobo - Marta Siarukin menjadi peserta putri yang terlebih dahulu mencapai garis finis dalam lomba lari maraton yang digelar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Selasa (11/8/2026).

Lomba yang diikuti peserta putra dan putri tersebut mengambil titik start di kawasan Kilometer 9, Dobo, dan berlangsung sejak pagi hari.

Untuk kategori putra, peserta menempuh rute dari kawasan belakang Wamar, Kilometer 9, menuju Polres, Bandara, Cabang Empat, Tugu Cenderawasih, belakang Dewan Lama, Pendopo Bupati, Kantor Kesbangpol, Kantor Perikanan, hingga garis finis di samping Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sementara kategori putri menempuh rute dari kawasan Polres dan Bandara, kemudian melewati Cabang Empat, Tugu Cenderawasih, belakang Dewan Lama, Pendopo Bupati, Kantor Kesbangpol, hingga finis di Kantor DLH.

Dalam perlombaan tersebut, Marta Siarukin yang mengenakan nomor punggung 249 menjadi peserta putri pertama yang mencapai garis finis. Ia kemudian disusul peserta bernomor punggung 127, Chandra Saputra Sangadji.

Usai perlombaan, Marta Siarukin, 24 tahun, kepada RRI mengatakan bahwa sebelum mengikuti lomba dirinya terlebih dahulu berdoa dan berusaha mengatur pernapasan selama perjalanan hingga mencapai garis finis.

“Pertama-tama saya berdoa. Dalam perjalanan saya berusaha mengatur napas supaya bisa sampai di finis. Saingan yang paling berat justru adik kandung saya sendiri,” ujar Marta.

Marta mengaku telah menekuni olahraga lari sejak 2023 dan sudah empat kali menjadi pemenang dalam berbagai perlombaan.

Menurutnya, persiapan mengikuti perlombaan kali ini tidak mudah. Ia harus menjalani latihan dan menjaga semangat untuk mampu menyelesaikan jarak sekitar lima kilometer.

“Persiapannya memang sangat sulit bagi saya. Saya harus berusaha supaya bisa sampai ke finis dengan semangat, dengan menempuh jarak lima kilometer. Semua karena kuasa Tuhan, sehingga saya bisa sampai di finis,” kata Marta.

Marta mengatakan, targetnya dalam perlombaan tersebut adalah meraih juara pertama. Motivasi untuk terus berprestasi berasal dari dirinya sendiri, ditambah dukungan keluarga dan para tetangga.

Ia juga berpesan kepada anak-anak dan generasi muda di kawasan Jargaria agar tetap semangat berolahraga dan memperbanyak latihan.

“Untuk adik-adik dan anak-anak di Jargaria, tetap semangat dan banyak berlatih supaya ke depan bisa seperti saya,” pesannya.

Marta berharap prestasi yang diraihnya dapat membuka peluang untuk mengikuti ajang olahraga yang lebih tinggi. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari panitia, peserta yang berhasil menjadi juara pertama berpeluang mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Maluku (POPMAL).

“Harapan saya ke depan bisa mengikuti POPMAL,” ujarnya.

Lomba lari maraton tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mendorong semangat olahraga, sportivitas, persatuan, dan kebersamaan masyarakat.

Antusiasme masyarakat terlihat di sepanjang rute perlombaan. Warga turut menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para peserta hingga garis finis.

Pantauan rri.co.id di lapangan, kegiatan berlangsung aman dan lancar tanpa kendala berarti. Pengawasan dari pihak panitia penyelenggara juga terlihat berjalan dengan baik untuk memastikan seluruh rangkaian perlombaan berlangsung tertib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....