Pembangunan Lapangan Upacara di Depan Kantor Bupati Kepulauan Aru Dikebut

  • 10 Agt 2026 11:51 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Dobo - Pembangunan lapangan upacara di depan Kantor Bupati Kepulauan Aru, Dobo, terus dikebut untuk mendukung pelaksanaan upacara peringatan HUT Ke-81 kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Pihak pelaksana proyek, Buce Rahayaan, kepada RRI, Senin (10/8/2026) mengatakan, pekerjaan tersebut dikerjakan dalam waktu yang cukup singkat. Sejak proses pembongkaran awal hingga saat ini, pengerjaan telah berlangsung sekitar dua minggu.

Ia menjelaskan, penyelesaian pekerjaan sangat bergantung pada ketersediaan material, terutama pasir yang saat ini masih terbatas. Untuk pembangunan lapangan tersebut, pihaknya menggunakan pasir hitam dan tidak menggunakan pasir pantai.

“Kalau saya bekerja sesuai dengan kemampuan. Semua tergantung bahan. Kalau semua bahan tersedia, saya bisa bekerja semaksimal mungkin sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Menurut Rahayaan, material yang digunakan diperoleh dari berbagai sumber, termasuk membeli dari sejumlah pihak serta memanfaatkan material sisa dari pekerjaan sebelumnya.

Ia menambahkan, pengerjaan lapangan di depan Kantor Bupati tersebut sebelumnya telah direncanakan untuk dikerjakan oleh pihak lain. Namun, karena berbagai pertimbangan dan keterbatasan waktu, pekerjaan kemudian dipercayakan kepada pihaknya.

“Mulai dari pembongkaran sampai sekarang sudah berjalan sekitar dua minggu. Kami berupaya mengejar waktu agar pekerjaan bisa selesai sesuai kebutuhan untuk pelaksanaan 17 agustus,” kata Rahayaan.

Terkait target penyelesaian, pihak pelaksana menargetkan pekerjaan utama dapat diselesaikan hingga 13 agustus 2026, sehingga lokasi dapat dipersiapkan untuk pelaksanaan upacara HUT Ke-81 kemerdekaan RI.

Ia menyebutkan, respons berbagai pihak terhadap pembangunan tersebut cukup baik. Sejumlah pihak datang memantau sekaligus memberikan dukungan agar pekerjaan dapat berjalan lancar.

Dalam proses pengerjaan, pihaknya juga mendatangkan tenaga kerja tambahan dari Tual untuk membantu menyelesaikan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tertentu.

Sementara itu, ukuran area yang dikerjakan saat ini disebut telah berkembang dari rencana awal. Jika sebelumnya direncanakan sekitar 30 meter, kini luas pekerjaan telah mencapai lebih dari 50 meter.

Pihak pelaksana berharap dukungan pemerintah daerah, pegawai, maupun masyarakat terus diberikan agar pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.

Menurut Rahayaan, pembangunan lapangan upacara di depan Kantor Bupati Kepulauan Aru tersebut bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk mendukung agenda kenegaraan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 kemerdekaan RI.

“Ini bukan event pribadi saya, ini event negara. Jadi kita sama-sama mendukung. Apa yang masih kurang, kita bisa sama-sama membantu agar pekerjaan ini berjalan lancar,” ujarnya.

Rahayaan menjelaskan, masih terdapat sejumlah tahapan pekerjaan yang harus diselesaikan, termasuk kemungkinan pemasangan keramik. Namun, prioritas utama saat ini adalah memastikan fasilitas yang dibutuhkan untuk pelaksanaan upacara 17 Agustus dapat diselesaikan secara maksimal.

Jika seluruh kebutuhan material tersedia, pihaknya optimistis pekerjaan dapat dikebut. Namun, apabila terdapat bagian yang belum dapat diselesaikan, penyelesaiannya akan disesuaikan dengan kondisi dan waktu yang tersedia.

Terkait besaran anggaran yang diperuntukkan bagi pembangunan lapangan upacara tersebut, Rahayaan menyarankan agar informasi tersebut dikonfirmasi langsung kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kepulauan Aru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....