Monumen Pater Yohanes Kusters Disiapkan Jadi Ruang Edukasi dan Wisata Religi

  • 10 Agt 2026 11:52 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Sebuah monumen setinggi delapan meter tengah dibangun di Ohoi Namar, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara. Monumen yang didedikasikan untuk mengenang Pater Yohanes Kusters SJ itu tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap seorang tokoh Gereja, tetapi juga dipersiapkan sebagai ruang edukasi sejarah dan destinasi wisata religi bagi masyarakat.

Pembangunan monumen tersebut saat ini memasuki tahap pengecoran dasar. Patung Pater Yohanes Kusters SJ dirancang setinggi lima meter dan berdiri di atas pedestal setinggi tiga meter, sehingga keseluruhan bangunan mencapai delapan meter. Material patung menggunakan bronze, sedangkan pedestal dibuat dari beton dengan finishing batu alam.

Bupati Maluku Tenggara Muhamad Thaher Hanubun yang meninjau langsung pembangunan monumen pada Sabtu (8/8/2026) mengatakan, keberadaan monumen ini memiliki nilai yang lebih besar daripada sekadar pembangunan fisik.

"Monumen ini bukan hanya untuk mengenang sosok Pater Yohanes Kusters SJ, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi generasi muda tentang arti pengabdian, pelayanan, dan semangat membangun masyarakat," kata Thaher.

Kawasan monumen nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti air mancur, lampu taman, bangku taman, jalur pedestrian, serta area lanskap yang ditata sebagai ruang publik. Konsep tersebut diharapkan membuat kawasan ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus menjadi daya tarik baru bagi pengunjung.

Menurut Thaher, pembangunan yang digagas masyarakat dan para donatur tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam menjaga warisan sejarah dan nilai-nilai kemanusiaan yang pernah ditinggalkan oleh Pater Yohanes Kusters SJ.

"Kami berharap kawasan ini dapat berkembang menjadi ruang yang hidup, tempat orang belajar sejarah, memperkuat nilai persaudaraan, sekaligus menjadi destinasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujarnya.

Pater Yohanes Kusters SJ dikenal luas melalui dedikasinya dalam bidang pelayanan, pendidikan, dan pendampingan masyarakat. Karena itu, monumen yang dibangun di Ohoi Namar tidak hanya menjadi penanda sejarah, tetapi juga simbol keteladanan yang terus diwariskan lintas generasi.

Ke depan, monumen ini diharapkan menjadi salah satu ikon baru di Maluku Tenggara yang memadukan unsur sejarah, religi, pendidikan, dan pariwisata. Kehadirannya sekaligus memperkuat upaya pelestarian nilai-nilai pengabdian yang telah menjadi bagian dari perjalanan masyarakat Kei selama bertahun-tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....