Selisih Harga Pertamax dan Pertalite Masih Jadi Pertimbangan
- 03 Agt 2026 20:09 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Penurunan harga Pertamax RON 92 menjadi Rp15.950 per liter belum sepenuhnya membuat pengemudi ojek online leluasa beralih dari Pertalite. Selisih harga kedua jenis BBM tersebut masih menjadi pertimbangan karena berkaitan langsung dengan biaya operasional harian pengemudi.
Pekerja ojek online, Nus Indrajaya Ratuanak kepada rri.co.id (03/08/2026) mengatakan, dirinya bersama rekan-rekan sesama pengemudi cukup terbantu dengan penurunan harga Pertamax. Meski demikian, menurutnya harga tersebut masih belum sesuai dengan harapan para pengemudi ojek online.
"Sedangkan saat ini buat kita ikut antrean, sudah terlalu panjang dan buat ngisi ke pertamax cukup buat kita mikir 2 kali juga, karna pertamax harus mengeluarkan biaya yang lumayan untuk mengisi di pertamax sedangkan kita butuh waktu yang cepat untuk mengambil orderan baik bike maupun makanan dan lainnya", kata Ratuanak.
Ratuanak menilai, jika selisih harga Pertamax dengan Pertalite lebih kecil, pengemudi akan memiliki pilihan ketika terjadi antrean panjang di SPBU. Kondisi tersebut penting bagi pengemudi ojol karena waktu sangat berpengaruh terhadap kemampuan mereka mengambil orderan, baik layanan antar penumpang maupun makanan.
Ia berharap pemerintah dapat kembali menurunkan harga Pertamax agar lebih terjangkau bagi pengemudi ojek online. Dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh, pengemudi dapat beralih ke Pertamax ketika antrean Pertalite panjang tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan yang terlalu besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....