Agus Herianta: KM Labobar Masih Jadi Pilihan Utama, Penumpang Tembus 2.200 Orang

  • 02 Agt 2026 08:17 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Minat masyarakat terhadap layanan KM Labobar terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Tingginya kebutuhan perjalanan menuju wilayah barat Indonesia membuat jumlah penumpang kapal tersebut mencapai lebih dari 2.000 orang dalam satu pelayaran.

Kepala PT PELNI Cabang Tual, Agus Herianta, mengatakan lonjakan penumpang terlihat terutama pada rute yang menghubungkan Tual dengan sejumlah kota di wilayah barat Indonesia.

"Minat masyarakat terhadap KM Labobar ini sangat besar sekali," kata Herianta saat dihubungi tim RRI melalui pesan WhatsApp, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Herianta, dalam hampir dua bulan terakhir jumlah penumpang KM Labobar pada rute tersebut mencapai sekitar 2.000 orang, bahkan pada beberapa pelayaran tercatat menembus angka 2.200 penumpang.

"Hampir dua bulan terakhir ini lonjakan penumpang KM Labobar khususnya menuju wilayah barat Indonesia mencapai 2.000 penumpang bahkan lebih sampai 2.200 penumpang," ujarnya.

Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa transportasi laut masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan antar daerah. Selain faktor keterjangkauan biaya, kapal laut juga mampu mengakomodasi penumpang dalam jumlah besar sekaligus barang bawaan yang relatif banyak.

Herianta menjelaskan, tingginya minat masyarakat terhadap KM Labobar menjadi salah satu alasan penting dihadirkannya KM Sinabung selama masa doking. Kehadiran kapal pengganti tersebut diharapkan dapat memastikan kebutuhan mobilitas masyarakat tetap terlayani selama KM Labobar menjalani perawatan berkala.

"Kedatangan KM Sinabung merupakan salah satu bentuk upaya yang sama-sama kita lakukan bersama Pemda Tual, PT PELNI, dan Syahbandar untuk menghadirkan kapal pengganti KM Labobar," katanya.

Bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia, kapal penumpang memiliki fungsi yang lebih luas dibanding sekadar sarana transportasi. Kapal juga menjadi penghubung utama antarwilayah yang mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kunjungan keluarga.

Karena itu, keberlanjutan layanan pelayaran menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat kepulauan. PT PELNI berharap kehadiran KM Sinabung dapat membantu mengakomodasi tingginya permintaan penumpang selama KM Labobar menjalani masa doking hingga pertengahan Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....