KM Sinabung Gantikan KM Labobar Selama Masa Doking
- 02 Agt 2026 08:16 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menghadirkan KM Sinabung sebagai kapal pengganti KM Labobar yang saat ini menjalani doking atau perawatan berkala di galangan kapal.
Kepala PT PELNI Cabang Tual, Agus Herianta, mengatakan KM Sinabung dijadwalkan berlayar dari Surabaya pada 4 Agustus 2026 dan tiba di Tual pada 8 Agustus 2026. Kapal tersebut kemudian akan melayani pelayaran ke Dobo, Kaimana, dan Fakfak sebelum kembali ke Tual pada 10 Agustus dan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.
Menurut Agus, pengoperasian KM Sinabung dilakukan untuk memastikan konektivitas transportasi laut tetap terjaga selama KM Labobar tidak beroperasi. KM Labobar diketahui menjalani doking sejak 23 Juli dan direncanakan berlangsung hingga 17 Agustus 2026.
"Alhamdulillah selama KM Labobar menjalani doking, kita kedatangan kapal pengganti KM Sinabung," kata Herianta saat dihubungi tim RRI melalui pesan WhatsApp, Sabtu (1/8/2026).
Doking merupakan bagian dari perawatan rutin kapal yang dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kelayakan operasional kapal tetap terjaga. Karena itu, kehadiran kapal pengganti menjadi langkah penting agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Herianta menjelaskan penyediaan KM Sinabung merupakan hasil koordinasi antara PT PELNI, Pemerintah Kota Tual, dan Kantor Kesyahbandaran setempat. Penyediaan kapal pengganti ini dilakukan sebagai respons atas tingginya kebutuhan transportasi laut masyarakat di wilayah Maluku Tenggara dan Kota Tual
"Kedatangan KM Sinabung ini merupakan salah satu bentuk upaya yang sama-sama kita lakukan bersama Pemda Tual, PT PELNI dan Syahbandar untuk menghadirkan kapal pengganti KM Labobar," ujarnya.
Sebagai daerah kepulauan, transportasi laut masih menjadi sarana utama mobilitas masyarakat maupun distribusi barang. Kehadiran kapal pengganti diharapkan dapat menjaga kelancaran arus penumpang dan logistik selama masa doking KM Labobar.
Herianta berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang tersedia dengan baik serta memperhatikan jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, kebutuhan perjalanan maupun pengiriman barang tetap dapat terlayani selama masa perawatan KM Labobar berlangsung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....