Kekurangan Guru Jadi Tantangan Pembelajaran di SD Naskat Duroa

  • 01 Agt 2026 16:04 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Kekurangan tenaga pendidik masih menjadi tantangan yang dihadapi sejumlah sekolah di Kota Tual, termasuk SD Naskat Duroa. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah.

Guru Bahasa SD Naskat Duroa, Didimus Primus Rahawarin, kepada rri.co.id (25/07/2026) mengatakan sekolah tempatnya mengabdi belum memiliki jumlah guru yang memadai untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran. Ia menyebutkan, dari tenaga pendidik yang ada, hanya dua orang yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), sementara selebihnya merupakan guru non-ASN.

"Seperti tadi yang saya bilang bahwa tidak semua sekolah mempunyai jumlah guru yang memadai contohnya seperti kita sekolah-sekolah yayasan, rata-rata itu sekolah dasar yang khusunya khatolik, kami itu sangat minim guru, bahkan guru yang ditempat saya itu yang PNS nya itu cuma 2 orang", kata Rahawarin.

Menurut Rahawarin, keterbatasan jumlah guru membuat beban kerja para tenaga pendidik menjadi lebih berat. Akibatnya, pelaksanaan tugas dan pembagian jam mengajar belum dapat berjalan secara optimal.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kebutuhan tenaga pendidik, khususnya di sekolah-sekolah swasta yang masih mengalami kekurangan guru. Penambahan tenaga pendidik dinilai penting agar kualitas layanan pendidikan dan proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih efektif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....