Bupati Cup Momentum Akurat Bina Silahturahmi dan Kesejahteraan Sosial

  • 30 Jul 2026 11:34 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Camat Kei Besar, Titus Betaubun, S.Sos, M.Si kepada rri.co.id mengatakan, , iven bola voli yang diselenggarakan di 11 Kecamatan termasuk Kecamatan Kei Besar merupakan hasil refleksi dari Bupati Maluku Tenggara sebagai langkah Inovasi Jelang Peringatan HUT RI Ke- 81 Tahun ini, Kamis (30/7/2026).

“Kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat lewat Ivent Bupati Cup. Ada beberapa hal yang menonjol di sana. Event ini yang pertama, masyarakat turut serta secara langsung dalam ajang Bupati Cup, karena ini dilaksanakan di 11 Kecamatan.Yang kedua, ajang Bupati Cup ini dalam rangka menjunjung tinggi kebersamaan antar warga, antar masyarakat, antar Ohoi bagaimana menjalin persaudaraan agar keutuhan dan keharmonisan masyarakat,” tegasnya.

Betaubun menilai, selaku Kabupaten Kepulauan, Masyarakat yang dominan berada di wilayah pesisir, khusus di wilayah kecamatan Kei Besar membangun hubungan harmonis dan lewat momen Bupati Cup, menyongsong HUT RI Ke- 81, akan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat lokal, melalui kiat UMKM yang ada di wilayah tersebut.

“Manfaat yang ketiga yakni potensi-potensi unggulan yang ada di desa juga itu diarahkan untuk harus tampil dalam rangka upaya Pemerintah menjaga ekonomi maupun tingkat kesejahteraan masyarakat yang ada di desa sampai ke Kota,” ujarnya.

Menurut Camat, atusias masyarakat di Kecamatan Kei Besar dalam rangka, menyikapi Turnamen Voli memperebutkan Bupati Cup menarik simpati dan respon yang tinggi dar seluruh elemen di semua Ohoi dari 37 Ohoi yang menghadiri acara pembukaan.

“Selain peserta, kepala desa, perangkat desa, seluruh kelompok-kelompok yang ada di desa, dan Pemerintah Ohoi mendukung secara langsung tanpa terkecuali. Jadi baik yang ikut lomba maupun tidak itu mereka semuanya hadir untuk mengikuti acara pembukaan sekaligus menyongsong HUT RI Ke-81,” terangnya.

Lebih jauh Betaubun mengungkapkan, Pemerintah Kecamatan selain Turnamen Voli, Pihaknya melombakan Kebersihan Ohoi, dan Gerak Jalan Indah level Kecamatan Kei besar, untuk mewujudkan persatuan dan silahturahmi antar warga.

“Pada prinsipnya semua kegiatan itu untuk menyongsong HUT Kemerikan RI di kecamatan Kei Besar. Kejuaran Voli terhadap Pemenang lomba Voli antar Ohoi akan diberikan Hadiah yang telah disiapkan Kecamatan, untuk Juara Putra dan Putri.

“Jadi 37 Desa akan disaring untuk mewakili Kecamatan, baik itu Tim Putra maupun Tim voli Putri, ya langsung mewakili Kecamatan untuk masuk di tingkat Kabupaten. Jadi juara I bukan jaminan, tetapi itu dalam rangka menyaring pemain-pemain terbaik yang ada di wilayah membawa nama Kecamatan di tingkat kebupaten,” kata Betaubun.

Kejuaran ini ungkap Betaubun, diikuti 28 Tim yang bertanding sampai pada babak final. Selain itu terdapat kelompok yang dilibatkan, misalkan Puskesmas dan kelompok-kelompok masyarakat, pemuda, yang di luar Pemerintah Ohoi, untuk menunjukan Euforia di hari kemerdekaan bangsa.

“Jadi yang pertama hadiah-hadiah yang kita siapkan, juara satu untuk putra dan juara satu untuk putri, selain trofi bergilir Bupati Cup, ada juga piala-piala yang memang sudah disiapkan, Sementara bonus untuk biaya pembinaan, ada juga sertifikat, biaya pembinaan untuk juara I 5 juta, 2 juta untuk juara II , dan 1 juta untuk juara I,” beber Betaubun.

Selaku Pimpinan Wilayah Kecamatan, Betaubun menargetkan final dalam Turnamen Voli, Lomba Desa bersih dan Gerak Jalan indah akan masuk pada Babak Final di tanggal 16 Agustus 2026, jelang satu hari peringatan Kemerdekaan RI.

“Sebelum dilaksanakan pembukaan Bupati Cup, kita ada rapat bersama dengan seluruh pemangku kepentingannya yang ada di wilayah. Ada Kepala Ohoi, Kapolsek, Danramil, seluruh Kepala Sekolah, berkolaborasi untuk mendukung kegiatan ini,” jelas Betaubun.

Dikemukakan Betaubun, Prioritas Kamtibmas menjadi Isu strategis yang dibicarakan, ditindaklanjuti melalui Seruan ke seluruh Pemerintah Desa (Ohoi) untuk tetap menjaga situasi Ohoi tetap aman dan Kondusif, pada Pembukaan Bupati Cup memeriahkan HUT RI ke-81, tanggal 17 Agustus 2026.

“Jika ada Gesekan sosial maka secepatnya pihak-pihak yang berkepentingan harus cepat ada dalam proses penyelesaian. Sehingga dia tidak berkembang secara besar dan tidak menjadi konsumsi publik untuk harus dipelintir bahwa ini isu yang bias di masyarakat,” imbuhnya.

Betaubun Selaku Pimpinan wilayah minta Pihak berwajib dalam lingkup Forkopimcam melakukan Deteksi dan Pencegahan dini terhadap Minuman keras yang menjadi sumber gangguan keamanan lingkungan untuk segera ditindak tegas.

“Selama pertandingan perlangsung, miras tidak bisa dimungkinkan untuk ada dalam lokasi pertandingan. Ketika ketahuan terdapat Miras langsung diambil oleh Anggota. Tidak ada toleransi untuk dia masuk dengan miras,” tambahnya.

Selaku Camat Kei Besar, mengimbau Seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Kemerdekaan Bangsa Ke-81 tahun, sebagai sebuah refleksi dari perjuangan-perjuangan Pendahulu Bangsa, demi tegaknya Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Semangat ini juga ada di semua masyarakat yang ada di desa untuk tetap berjuang. Jadi konteksnya bukan semangat perjuangan semata, tetapi semangat perjuangan untuk membangun desa, membangun wilayah, membangun Kabupaten agar Indonesia emas bisa dapat terwujud,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....