eski Cuaca Buruk Sebagian Nelayan Tetap Melaut
- 28 Jul 2026 15:24 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Sejak beberapa bulan terakhir di wilayah perairan kepulauan kei Maluku, kerap terjadi angin kencang. Namun, kondisi ini tak menyurutkan langkah sebagian nelayan untuk tetap melaut. Mereka tetap melaut demi dapurnya tetap mengepul.
Seperti yang diungkapkan salah satu nelayan bagan di Tual Harun Usman, senin ( 27/7/2026 ). Menurutnya, dalam kondisi hujan ataupun tidak bahkan terjadi angin kencang sekalipun, tak terlalu berpengaruh terhadap aktivitasnya sebagai nelayan. Apalagi area berdirinya bagang miliknya yang relative dekat dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual.
“Di area bagan saya ombak tidak terlalu besar meskipun terjadi angin kencang beberapa hari terakihir ini, namun kami tetap melaut dan kami tetap waspada,” ujarnya.
Diakuinya, jika terjadi hujan dan angin kencang menjadi tantangan tersendiri bagi nelayan. Lebih lagi langit yang gelap membuat pandangan terbatas. Sehingga, selain tetap mempertahankan kondisi bagang tidak sampai terombang ambing, juga harus memperhatikan rekan kerja yang sedang menarik jaring saat menangkap ikan. Selama cuaca belum stabil, maka hasil tangkapan mereka belum maksimal.
"Jangan sampai akibat benturan ombak, dan tiupan angin kencang berdampak buruk pada mereka. “Jika kondisi alam lebih bahaya, maka kami lebih waspada sehingga terhindar dari mara bahaya karena kami tetap melaut untuk memenuhi kebutuhan keluarga di rumah.," ucap Harun.
Bagi nelayan, kegiatan mencari ikan di laut sangat tergantung pada cuaca. Jika cuaca mendukung, hampir setiap hari para nelayan berangkat melaut. Tapi jika cuaca buruk seperti musim angin barat sebagian dari mereka tidak berani melaut.
Kenyataan ini membuat tingkat ketergantungan mereka kepada alam sangat tinggi. Umumnya, kehidupan nelayan lebih banyak bergantung pada alam. Ada masa mereka harus berhenti melaut, karena gelombang terlalu tinggi atau terjadi angin kencang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....