Babinsa dan Warga Maren Membangun Monumen Bersejarah Pastor Pertama di Desa Namar
- 21 Jul 2026 05:40 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Babinsa Desa Namar bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membangun monumen bersejarah sebagai bentuk penghormatan kepada pastor pertama yang masuk dan menyebarkan ajaran Katolik di Ohoi Namar pada tahun 1870. Monumen tersebut dibangun di pintu masuk desa agar menjadi simbol sejarah sekaligus pengingat akan perjalanan awal penyebaran iman dan perkembangan Desa Namar.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan ini diikuti oleh Babinsa, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta warga setempat. Mereka bahu-membahu mengerjakan pembangunan mulai dari penyiapan pondasi, pengecoran, hingga penataan area di sekitar monumen.
Babinsa Koramil 1503-01/Tual, Serka Syahrir, Babinsa Desa Namar, Kecamatan Manyeuw, Kabupaten Maluku Tenggara mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain membantu pembangunan fasilitas yang memiliki nilai sejarah, kegiatan gotong royong juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat serta menumbuhkan semangat persatuan.
Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan dengan membantu pemecahan batu karang, pengangkutan material, serta penyiapan lokasi pembangunan monumen. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata kepedulian Babinsa dalam mendukung pelestarian nilai-nilai sejarah dan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat setempat.
Serka Syahrir mengatakan bahwa karya bakti ini merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk selalu hadir membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan. Selain mempercepat proses pembangunan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi dan semangat kebersamaan antara Babinsa dan warga.
“Melalui semangat gotong royong, proses pembangunan monumen berjalan dengan baik dan diharapkan dapat menjadi simbol penghormatan terhadap sejarah serta warisan budaya bagi generasi penerus”, Ujar Serka Syahrir, Babinsa Desa Namar
Pemerintah Desa Namar menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa dan antusiasme seluruh warga yang telah menyumbangkan tenaga serta waktu demi terwujudnya monumen bersejarah tersebut. Monumen ini diharapkan tidak hanya menjadi penanda sejarah masuknya pastor pertama ke Desa Namar, tetapi juga menjadi ikon desa yang dapat dikenang oleh generasi penerus.
Melalui semangat gotong royong, pembangunan monumen ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kepedulian masyarakat tetap terpelihara. Diharapkan monumen bersejarah tersebut dapat menjadi pengingat akan jasa para pelopor yang telah memberikan pengabdian bagi masyarakat Desa Namar serta menjadi inspirasi untuk terus menjaga persatuan dan membangun desa ke arah yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....