Peningkatan Kompetensi Guru PAKAT Aru Bahas Penyusunan Perangkat Ajar

  • 19 Jul 2026 15:51 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Dobo : Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik (PAKAT) Kabupaten Kepulauan Aru membahas penyusunan perangkat pembelajaran dan inovasi pembelajaran untuk mendukung proses belajar mengajar pada tahun ajaran baru. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai Kamis tanggal 16 hingga Sabtu 18 Juli 2026 tersebut, dipusatkan di ruang rapat SD Yos Sudarso 2 Dobo.

Kegiatan mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi Guru PAKAT Kabupaten Kepulauan Aru” dengan subtema “Refleksi Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti Berbasis Deep Learning dan CP 020 Tahun 2025.” Sejumlah materi dibahas dalam kegiatan tersebut, di antaranya pemetaan modul ajar, penyusunan perangkat pembelajaran, serta inovasi pembelajaran yang disesuaikan dengan capaian pembelajaran terbaru.

Pengawas Guru Pendidikan Agama Katolik Kabupaten Kepulauan Aru, Tobias Talanggembun, S.Ag., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari musyawarah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik untuk menyusun perangkat pembelajaran tahun ajaran baru.

“Jadi kegiatan ini berkaitan dengan musyawarah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Katolik Kabupaten Kepulauan Aru untuk menyusun perangkat pembelajaran pada tahun ajaran baru, dengan mengacu pada capaian pembelajaran terbaru, yaitu CP 020 Tahun 2025,” ujar Tobias.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 guru Pendidikan Agama Katolik yang bertugas di wilayah perkotaan maupun pesisir Kabupaten Kepulauan Aru. Menurutnya, hasil kegiatan diharapkan dapat menjadi acuan bagi para guru dalam mempersiapkan perangkat pembelajaran, dan melaksanakan proses belajar mengajar di satuan pendidikan masing-masing.

Tobias menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Katolik di setiap satuan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Aru. Ia berharap, kegiatan peningkatan kompetensi guru dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, baik setiap semester maupun setiap tahun, sehingga seluruh guru Pendidikan Agama Katolik memiliki persepsi yang sama dalam proses pembelajaran.

“Harapan saya kegiatan ini tidak berhenti satu kali saja, tetapi setiap semester atau setiap tahun perlu dilakukan, sehingga semua guru agama Katolik memiliki persepsi yang sama dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, materi yang diajarkan di wilayah kota maupun pesisir tetap memiliki standar yang sama,” kata Tobias.

Tobias juga mengapresiasi inisiatif para guru Pendidikan Agama Katolik yang secara bersama-sama menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia mengatakan, meskipun secara kelembagaan masih terdapat keterbatasan dalam struktur Pendidikan Agama Katolik, para guru tetap berinisiatif melaksanakan kegiatan secara mandiri.

Terkait sumber pembiayaan, Tobias menjelaskan kegiatan tersebut didukung melalui inisiatif bersama para guru Pendidikan Agama Katolik, baik yang berada di bawah Kementerian Agama maupun Pemerintah Daerah.

“Kegiatan ini berjalan dengan prinsip dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” ujarnya.

Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru PAKAT Kabupaten Kepulauan Aru berlangsung dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....