Pengrajin Tenun Harapkan Dukungan Pemerintah di Wonderful Sail to Indonesia
- 16 Jul 2026 08:06 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Pengrajin kain tenun asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar turut ambil bagian dalam kegiatan Wonderful Sail to Indonesia yang digelar di Dullah, Kota Tual, kawasan yang berada di jantung Coral Triangle Kepulauan Kei. Kehadiran para pengrajin menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan wastra Maluku kepada wisatawan mancanegara yang singgah melalui jalur pelayaran internasional.
Salah seorang pengrajin, Meli Saiselar, bersama sang Istri Ledi Saiselar kepada rri.co.id (15/07/2026), mengatakan masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kain tenun yang mereka pamerkan. Menurut keduanya, banyak pengunjung tertarik melihat motif dan kualitas tenun yang mencerminkan nilai budaya serta kearifan lokal masyarakat Kepulauan Kei.
| Baca juga: Pencanangan SE2026 Kota Tual |
"Pembuatan kain ini menghabiskan waktu 1 hari setengah tapi kalo untuk jas itu lebih kurang 4 hari karena dia 3 lembar, depan belakang dan lengan, kami sudah ikut kegiatan di Kota Tual ini sudah 2 kali", kata Saiselar.
Meski demikian, Saiselar menilai perhatian pemerintah terhadap pelaku UMKM, khususnya pengrajin tenun yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, masih perlu ditingkatkan. Mereka berharap antusiasme masyarakat yang tinggi dapat diikuti dengan dukungan nyata dari pemerintah dalam bentuk pembinaan, promosi, maupun bantuan untuk pengembangan usaha.
"Antusias masyarakat terhadap tenun itu tinggi, tetapi pemerintah kurang peka, ya kan kita butuh perhatian dari pemerintah untuk memberikan support terhadap usaha kecil, sebab masyarakat juga butuh bantuan. Saya mewakili UMKM usaha kecil dan menengah kota Tual agar supaya binaan atau mitra usaha kecil dan menengah itu mesti diperhatikan", katanya.
Harapannya pemerintah lebih peka terhadap kebutuhan pelaku UMKM yang ikut meramaikan kegiatan Wonderful Sail to Indonesia, sehingga momentum kedatangan wisatawan asing tidak hanya menjadi ajang promosi sesaat, tetapi juga mampu membuka peluang pasar yang lebih luas dan meningkatkan kesejahteraan para pengrajin lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....