Kasat Resnarkoba Polres Aru Edukasi Siswa SMA Yos Sudarso Dobo Bahaya NAPZA
- 11 Jul 2026 13:59 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Dobo : Polres Kepulauan Aru terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar, melalui kegiatan edukasi di lingkungan sekolah.
Dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), P.S. Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Aru, Iptu Galip Rumpay, S.H., memberikan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya) serta berbagai fenomena sosial yang dihadapi remaja di SMA Katolik Yos Sudarso Dobo, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Katolik Yos Sudarso Dobo mulai pukul 11.00 WIT itu diikuti antusias oleh para siswa baru. Acara dibuka oleh Ketua Panitia MPLS, Daniel Nanlohy, S.Pd., dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Iptu Galip Rumpay.
| Baca juga: 4 Ton Sopi Dimusnahkan Polres Tual |

Dalam pemaparannya, Iptu Galip Rumpay menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan Narkoba, pergaulan bebas, konsumsi minuman keras, hingga perilaku yang berpotensi melanggar hukum.
Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan NAPZA tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental, tetapi juga dapat merusak prestasi belajar, hubungan dengan keluarga, bahkan berujung pada proses hukum. Karena itu, para siswa diimbau memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan Narkoba.
Selain membahas bahaya NAPZA, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai fenomena sosial yang sering terjadi di kalangan remaja. Melalui penyuluhan tersebut, siswa diajak lebih bijak dalam memilih pergaulan, memanfaatkan media sosial secara positif, serta menjaga sikap dan perilaku agar tidak terjerumus dalam tindakan yang melanggar hukum.
Iptu Galip Rumpay berharap, sosialisasi tersebut dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini, sehingga para pelajar menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.
Menurutnya, siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam menyampaikan pesan-pesan bahaya Narkoba kepada teman sebaya, keluarga, dan masyarakat.

"Melalui edukasi ini kami berharap para siswa mampu menjadi motor penggerak dalam menyuarakan gerakan anti Narkoba di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat, sekaligus berperan aktif membantu Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Iptu Galip Rumpay.
Pihak SMA Katolik Yos Sudarso Dobo menyambut baik kehadiran Polres Kepulauan Aru dalam kegiatan MPLS. Menurut pihak sekolah, edukasi tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik baru untuk memahami bahaya Narkoba serta mampu menghadapi tantangan pergaulan di era modern.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak aktif mengikuti materi dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi remaja saat ini. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada pukul 13.20 WIT dengan harapan para pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, serta menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari Narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....