Penataan Kawasan dan Pertanahan Jadi Strategi Pembangunan Maluku Tenggara

  • 07 Jul 2026 12:01 WIB
  •  Tual


Program Dialog Interaktif Maluku Tenggara Menyapa yang disiarkan dari Studio Pro 1 RRI Tual di Langgur menghadirkan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Maluku Tenggara, Afan Bachri Ifat, S.STP., M.Si, sebagai narasumber. Dialog tersebut membahas berbagai aspek penataan kawasan dan pertanahan sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah. Selain itu, masyarakat juga memperoleh penjelasan mengenai tugas dan fungsi Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus sarana komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Afan Bachri Ifat menjelaskan bahwa Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan memiliki tugas melaksanakan urusan pemerintahan di bidang perumahan rakyat, kawasan permukiman, serta pertanahan sesuai kewenangan daerah. Dinas juga bertanggung jawab menyusun kebijakan teknis, perencanaan program, pelaksanaan pembangunan, hingga pengawasan terhadap berbagai kegiatan di sektor tersebut. Pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu fokus utama agar pembangunan berjalan secara merata dan berkelanjutan. Seluruh program dilaksanakan dengan mengacu pada regulasi yang berlaku dan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, sektor perumahan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi warga. Berbagai program pembangunan dan peningkatan kualitas rumah menjadi bagian dari upaya tersebut. Langkah ini diharapkan mampu mendukung kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan daerah.

Pada bidang kawasan permukiman, pemerintah daerah juga terus mendorong terciptanya lingkungan yang tertata, bersih, dan nyaman. Penataan kawasan dilakukan melalui penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan lingkungan, drainase, sanitasi, dan ruang terbuka yang memadai. Upaya tersebut bertujuan menciptakan kawasan permukiman yang sehat serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan permukiman yang berkelanjutan.

Sementara itu, pada bidang pertanahan, Afan Bachri Ifat menyampaikan masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi pemerintah daerah.

"Persoalan batas lahan, administrasi pertanahan, serta status kepemilikan tanah masih menjadi perhatian yang memerlukan penyelesaian secara bertahap. Penyelesaian berbagai persoalan tersebut membutuhkan koordinasi dengan instansi terkait dan partisipasi aktif masyarakat. Dengan demikian, kepastian hukum atas tanah dapat memberikan rasa aman bagi seluruh pihak"katanya.

Selain persoalan pertanahan, tantangan lain yang dihadapi adalah pertumbuhan kawasan permukiman yang terus meningkat seiring perkembangan daerah. Kondisi tersebut memerlukan perencanaan tata ruang yang lebih terarah agar tidak menimbulkan kawasan kumuh maupun konflik pemanfaatan lahan. Pemerintah daerah juga harus mampu menyesuaikan pembangunan dengan kondisi geografis dan potensi wilayah. Oleh sebab itu, perencanaan yang matang menjadi kunci keberhasilan pembangunan kawasan.

Dalam dialog tersebut, Afan Bachri Ifat juga menjelaskan berbagai langkah kebijakan yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara. Di antaranya adalah penguatan perencanaan pembangunan kawasan, peningkatan koordinasi antar perangkat daerah, serta optimalisasi pelayanan di bidang perumahan dan pertanahan. Pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas data pertanahan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah yang tertib, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Menutup dialog interaktif, Afan Bachri Ifat mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program penataan kawasan dan pertanahan melalui partisipasi aktif serta kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat. Melalui sinergi yang kuat, pembangunan perumahan, kawasan permukiman, dan pertanahan di Kabupaten Maluku Tenggara diharapkan semakin berkualitas. Dialog Interaktif Maluku Tenggara Menyapa di Studio Pro 1 RRI Tual pun menjadi wadah penyampaian informasi sekaligus memperkuat komunikasi publik dalam mendukung pembangunan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....