Harganas Ke-33 Aru Perkuat Peran Keluarga Wujudkan SDM Unggul

  • 02 Jul 2026 13:22 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Dobo : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dengan menggelar upacara bendera di halaman Kantor Bupati Kepulauan Aru, Senin (29/6/2026). Peringatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen membangun keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas sebagai fondasi mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, selaku inspektur upacara. Seluruh peserta mengenakan pakaian bernuansa Nusantara sebagai simbol persatuan dalam keberagaman.

Turut hadir Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite, Danlanal Aru Letkol Laut (P) Sriadi, S.E., M.Tr.Opsla, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru Dr. Amanda, S.H., M.H., Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Adolof Pokar, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat Harganas ke-33, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd., yang dibacakan oleh Bupati Timotius Kaidel.

Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi agar setiap keluarga menjadi tempat yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi unggul.

Menteri menyampaikan bahwa Indonesia saat ini menghadapi perubahan yang sangat cepat akibat perkembangan teknologi, ketidakpastian global, serta pergeseran nilai melalui penggunaan gawai. Karena itu, ketahanan keluarga menjadi kebutuhan mendesak agar anak-anak memiliki bekal menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, keluarga juga memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi. Peluang tersebut hanya dapat diwujudkan apabila generasi usia produktif memiliki kualitas yang baik. Sebaliknya, kualitas SDM yang rendah berpotensi meningkatkan angka pengangguran serta berbagai persoalan sosial.

Pemerintah menekankan tiga pilar utama dalam membangun keluarga berkualitas, yakni kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental. Pada aspek kesehatan, keluarga didorong menuntaskan persoalan stunting melalui pemenuhan gizi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai investasi bagi tumbuh kembang anak.

Dalam bidang pendidikan karakter, keluarga diharapkan menjadikan rumah sebagai tempat pertama menanamkan nilai kejujuran, integritas, disiplin, kemampuan beradaptasi, serta semangat bekerja sama. Sementara itu, pada aspek ketahanan mental, rumah harus menjadi ruang yang memberikan rasa aman dan perlindungan emosional bagi anak.

Amanat tersebut juga menegaskan bahwa pengasuhan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu. Kehadiran ayah, baik secara fisik maupun emosional, dinilai sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan kestabilan psikologis anak. Masyarakat juga diimbau agar tidak membiarkan gawai mengambil alih peran orang tua dalam membangun komunikasi dan kedekatan di dalam keluarga.

"Keluarga adalah hulu kebijakan dan dasar pembangunan nasional. Kemajuan ekonomi dan infrastruktur tidak akan berarti tanpa sumber daya manusia yang bermoral, sehat, dan tangguh," demikian kutipan amanat Menteri.

Usai upacara, Bupati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan bantuan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting secara simbolis kepada empat keluarga berisiko stunting di Kecamatan Pulau-Pulau Aru. Bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Peringatan Harganas ke-33 Tahun 2026 mengusung tema, "Cintai Keluarga dengan Cinta yang Terencana untuk Membentuk Keluarga Berkualitas, Indonesia Kuat, SDM Unggul, Bangsa Pemenang."

Melalui momentum tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 di Kabupaten Kepulauan Aru berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....