Organisasi Ansor dan Banser Simbol Pengkaderan Membentuk Figur Berakhlak

  • 25 Jun 2026 11:16 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tual yang juga Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tual, H. Echan Rumaf, S.Ag., menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) IV Gerakan Pemuda Ansor Kota Tual yang mengusung tema “Ansor Maju Satu Barisan untuk Kota Tual MarYadat”.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kota Tual dan dihadiri oleh Wali Kota Tual yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Kota Tual, Drs. Usman Borut, M.M., unsur Forkopimda, pimpinan organisasi kepemudaan, para sahabat Ansor dan Banser, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, H. Echan Rumaf menyampaikan pesan para pendiri Nahdlatul Ulama, khususnya dawuh para kiai yang senantiasa menjadi pedoman warga NU, yakni “Menjaga tradisi yang baik dan mengambil hal-hal baru yang lebih membawa kemaslahatan.”

Atas nama Ketua PCNU Kota Tual, H. Echan Rumaf menyampaikan salam takzim serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader GP Ansor dan Banser yang selama ini senantiasa berjalan bersama Nahdlatul Ulama dalam menjaga keutuhan organisasi, bangsa, dan umat.

Menurutnya, semangat dan kekompakan yang terlihat dalam Konfercab tersebut bukanlah sebuah kebetulan. Seragam yang dikenakan para kader Ansor dan Banser merupakan simbol dari proses pendidikan dan pengkaderan yang membentuk pribadi-pribadi yang berakhlak, berilmu, dan bertakwa.

Tradisi kaderisasi yang baik telah melahirkan kader-kader yang siap mengabdi kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

“Ansor dan Banser adalah garda terdepan Nahdlatul Ulama di tengah masyarakat. Karena itu, Konfercab ini jangan hanya dimaknai sebagai pergantian kepemimpinan semata, tetapi harus menjadi momentum hijrah organisasi menuju perbaikan dan kemajuan yang lebih baik,” ujar Echan.

Dalam kesempatan tersebut, Rumaf juga menitipkan beberapa pesan penting kepada seluruh kader GP Ansor Kota Tual. Pertama, pentingnya menjaga konsolidasi dan persatuan organisasi. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam proses demokrasi adalah hal yang wajar, namun setelah itu seluruh kader harus kembali berada dalam satu komando dan satu barisan.

Kedua, ia menegaskan bahwa musuh bersama Ansor bukanlah sesama kader, melainkan berbagai persoalan sosial seperti narkoba, radikalisme, dan perjudian yang dapat merusak generasi muda.

Ketiga, ia mengingatkan pentingnya memperkuat kaderisasi sebagai ruh organisasi, sekaligus memperkokoh pengabdian kepada Allah SWT, Nahdlatul Ulama, dan umat. Ia mengingatkan agar seragam Ansor dan Banser tidak dijadikan simbol kesombongan, melainkan sebagai amanah untuk melayani masyarakat.

“Pilihlah pemimpin yang siap berkhidmat kepada NU dan umat. Saya mengapresiasi kerja keras seluruh sahabat Ansor dan Banser, dan mengucapkan selamat ber-Konfercab. Semoga terpilih ketua terbaik yang mampu membawa organisasi semakin maju,” pesannya.

Selanjutnya, Sekretaris Pimpinan Wilayah GP Ansor Maluku, Ismiran Ingratubun, dalam sambutannya menegaskan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat terhadap kepemimpinan Wali Kota Tual demi terwujudnya pembangunan daerah yang lebih baik.

Ia menyampaikan bahwa visi besar GP Ansor Maluku harus berjalan selaras dengan konsep pembangunan Kota Tual MarYadat, khususnya dalam pengembangan sektor bisnis, inovasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemberdayaan generasi muda.

Sementara itu, Wali Kota Tual yang diwakili Asisten I Sekretariat Daerah Kota Tual, Drs. Usman Borut, M.M., sekaligus membuka secara resmi Konfercab IV GP Ansor Kota Tual.

Dalam sambutannya, Walikota Tual menyampaikan apresiasi kepada GP Ansor yang terus menunjukkan eksistensinya sebagai organisasi kepemudaan yang konsisten menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan persatuan.

Menurutnya, tema yang diusung dalam Konfercab ini sangat relevan dengan semangat konsolidasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Pemerintah Kota Tual berharap GP Ansor terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina generasi muda, menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat, serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai MarYadat.

“Konfercab ini harus menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi dan melahirkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Pemerintah Kota Tual siap bersinergi dengan GP Ansor dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera,” ujar Usman Borut saat membacakan sambutan Wali Kota Tual.

Kegiatan diakhiri dengan doa yang dipimpin oleh Ustaz Rudi A. Bugis, S.E., M.Si., dan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, semangat persaudaraan, serta komitmen bersama untuk memperkuat peran Gerakan Pemuda Ansor sebagai organisasi kader yang senantiasa hadir di tengah masyarakat.

Konfercab IV GP Ansor Kota Tual diharapkan menjadi tonggak lahirnya kepemimpinan yang visioner dan amanah, serta semakin memperkuat kontribusi GP Ansor dan Banser dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, mempererat persatuan, serta mendukung pembangunan Kota Tual yang maju, harmonis, dan berlandaskan semangat Maryadat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....