Berkebun Cabai Jadi Langkah Nyata Menjaga Inflasi

  • 18 Jun 2026 08:28 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Cabai merupakan salah satu komoditas pangan yang sering memengaruhi laju inflasi karena harganya cenderung berfluktuasi mengikuti kondisi cuaca, distribusi, dan tingkat produksi. Ketika pasokan berkurang, harga cabai dapat melonjak dan berdampak pada pengeluaran masyarakat.

Melalui gerakan menanam cabai di rumah, masyarakat dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar. Hasil panen yang diperoleh tidak hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat dibagikan kepada tetangga atau dijual dalam skala kecil untuk menambah pendapatan keluarga.

warga desa fiditan, marhana mengaku mulai memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai dalam pot maupun polybag bahkan kiltan kosong disulap menjadi kebun cabe. Dengan perawatan yang relatif mudah dan biaya yang terjangkau, tanaman cabai dapat tumbuh subur dan menghasilkan panen dalam waktu beberapa bulan.

“gerakan berkebun cabai memiliki dampak positif terhadap pengendalian inflasi dari sisi permintaan. Ketika semakin banyak rumah tangga mampu memenuhi kebutuhan cabai secara mandiri, tekanan permintaan di pasar dapat berkurang sehingga membantu menjaga kestabilan harga, kebetulan tanah kosong banyak akhirnya buatlah kebun cabe di situ”, Ujar Marhana

Pemerintah dan berbagai pihak juga terus mendorong program ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Selain cabai, masyarakat dianjurkan menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman pangan lainnya untuk memperkuat kemandirian pangan rumah tangga.

Dengan semangat gotong royong dan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia, gerakan berkebun cabai diharapkan menjadi salah satu solusi sederhana namun efektif dalam menjaga stabilitas harga dan mendukung pengendalian inflasi di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....