Ufie: Jaga Laut Sebagai Identitas Bangsa Maritim
- 30 Mei 2026 09:19 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Menjaga laut tidak hanya dengan ilmu pengetahuan tetapi bisa juga dengan kearifan lokal yang dipelihara serta tindakan nyata di lapangan. Menurut Dr.Agus Ufie, kordinator program studi pendidikan profesi fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Universitas Pattimura Ambon, sebagai negara maritim, pentingnya menjaga laut sebagai bekal masa depan bagi generasi yang akan datang.
Khususnya di kepulauan kei, dengan kearifan lokal seperti sasi laut, dan penangkapan ikan yang tidak menggunakan bahan peledak, menjadi salah satu langkah pencegahan di zaman yang serba canggih saat ini. Inilah yang dimaksud dengan kearifan lokal menyelamatkan kehidupan sosial masyarakat.
"Jangan kita bangga bahwa saat ini hasil banyak, suatu saat bisa selesai. Karna sekarang kan sudah canggih, contohnya orang jepang itu saat ini bisa mengarahkan ikan dari perairan kita hanya lewat bantuan satelit, maka dari itu kita harus jaga dengan kearifan lokal, kita hanya bisa itu saat ini," jelas Ufie.
Selain itu Ufie juga menegaskan, kearifan lokal kita harus dipertahankan seperti sasi laut, dan penggunaan daun kelapa sebagai sarana penangkapan ikan, bukan saja melestarikan budaya kita sebagai orang kei, tetapi sekaligus menjaga alam kita, sebagai bangsa maritim.
"Jadi kearifan lokal, budaya lokal kita, harus kita lestarikan dan kita jaga demi anak cucu kita. Kita hidup dari laut, jika hasil laut tidak ada lagi, lalu apa yang kita bisa banggakan sebagai bangsa maritim ini," ungkap Ufie.
Dengan menjaga laut, Ufie menegaskan tidak hanya masa depan yang disiapkan kepada generasi selanjutnya, tetapi identitas bangsa pun terjaga, serta pelestarian akan peninggalan leluhur bisa terus dikembangkan dengan bantuan ilmu pengetahuan, yang dipadukan dalam kehidupan bermasyarakat di kepulauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....