Umat Katolik Santo Yosep Rayakan Hari Raya Pentakosta
- 26 Mei 2026 09:46 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual : Umat Katolik Stasi Santo Yosep Dobo menggelar Misa Ekaristi dalam rangka memperingati Hari Raya Pentakosta di Gereja Santo Yosep Dobo, Minggu (24/5/2026). Perayaan misa dimulai pukul 08.00 WIT dengan mengusung tema “Datanglah Roh Kudus, penuhilah hati kaum beriman dan nyalakanlah di dalamnya api cinta-Mu.”
Dalam homilinya, Pastor Jhon Piran MSC menekankan hubungan antara Hari Raya Pentakosta, Kebangkitan Yesus Kristus, dan Kenaikan Tuhan ke Surga. Ia menjelaskan bahwa selama 40 hari setelah kebangkitan, para murid mengalami berbagai perjumpaan dan penampakan Yesus yang menguatkan iman mereka.

“Dari kebangkitan hingga kenaikan Tuhan, para murid mengalami banyak pengalaman iman. Yesus menampakkan diri kepada mereka, baik di ruang tertutup maupun dalam perjalanan menuju Emaus,” ujar Pastor Jhon.
Ia mengatakan, sebelum naik ke surga, Yesus memberikan tugas kepada para murid untuk pergi ke seluruh dunia mewartakan Injil dan membaptis semua bangsa dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.
Menurutnya, tugas utama para murid adalah menjadi saksi atas kebangkitan Kristus. Para murid yang sebelumnya takut dan bersembunyi setelah Yesus wafat, akhirnya memperoleh keberanian melalui pencurahan Roh Kudus pada Hari Pentakosta.
“Menjadi saksi berarti menceritakan pengalaman iman yang mereka alami sendiri. Setelah Yesus bangkit, iman para murid sempat goyah karena mereka mengalami ketakutan dan tekanan. Namun Roh Kudus memberi mereka kekuatan untuk tampil berani di depan umum,” kata Pastor Jhon.

Pastor Jhon juga mengingatkan kisah Rasul Tomas yang sempat tidak percaya sebelum melihat sendiri penampakan Yesus. Namun setelah menerima Roh Kudus, para Rasul semakin diteguhkan untuk mewartakan kabar keselamatan kepada banyak bangsa.
Dalam bacaan pertama Kisah Para Rasul, lanjut Pastor Jhon, diceritakan bagaimana Roh Kudus turun atas para murid dan membuat mereka mampu berbicara dalam berbagai bahasa sehingga dapat dimengerti oleh orang-orang dari berbagai bangsa yang hadir saat itu.
“Roh Kudus menuntun para murid untuk bersaksi. Walaupun berbeda bahasa, semua orang dapat memahami kesaksian para rasul. Itu menunjukkan karya Roh Kudus yang mempersatukan,” ungkapnya.
Perayaan Hari Raya Pentakosta berlangsung khidmat dan diikuti umat dengan penuh sukacita sebagai momentum memperbarui iman dan semangat dalam kehidupan menggereja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....