Pesta Turunnya Roh Kudus Mengawali Lahirnya Gereja

  • 25 Mei 2026 15:24 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Pastor Paroki Tual, RP. Frans Lesomar, MSC dalam kotbahnya pada perayaan Ekaristi Kudus di Gereja St. Fransiskus Xaverius Tual mengatakan, Pesta turunnya Roh Kudus atas Para Rasul dan Bunda Maria (Pentakosta), dan awal mula para rasul mewartakan injil secara terbuka, Minggu (24/5/2026).

Perayaan ini bukan sesuatu atau barang lain diluar Allah, Roh Kudus bukan seperti barang lain menurut penilaian manusia, penafsiran sesuatu yang menyeramkan, namun Roh yang diajarkan adalah Roh yang berdal dari Tuhan Allah seperti janji Tuhan Yesus, aku pergi tetapi akan diutus roh penolong bagi Umatnya,” kata Pastor Lesomar.

Dikatakan, Roh Allah datang tinggal menemani Umat dalam persekutuan gereja yang sementara bersama dengan orang Percaya, dan janganlah menyamakan Roh Kudus dengan Roh lain, sesuai konsep manusia. Roh Allah yang menuntun Para Rasul untuk berkarya yang tertulis dalam Kitab Suci.

“Dalam kitab suci ditulis Semu orang percaya berkumpul para Rasul, bunda Maria dan orang lain yang menerima pewartaan Tuhan Yesus. Dan mereka mewartakan karya besar yang diajarkan kepada seluruh orang, Mereka mengajar dan berkotbah kepada semua orang,” ucapnya.

Pastor Lesomar menyatakan, jika seseorang datang dan bertemu umat dan mengaku memperoleh berkat dan memilik bahasa Roh, ini merupakan sebuah penipuan, pembohongan, Sebab Roh Kudus mengilhami para Rasul dan mereka dapat mewartakan sabda Allah.

“Banyak terdapat di Media sosial dengan berbagai Praktek bahasa roh namun tidak seperti yang diterima para Rasul yang berbicara dalam berbagai bahasa. Kita jangan belajar pada hal yang sesat,” ungkapnya.

Menurut Pastor Lesomar, Gereja yang lahir dalam orang percaya akan berkembang kemana- mana dan Yesus meminta para Rasul mewartakan kabar sukacita Allah, dan Para Rasul disebut Bapa gereja adalah mereka yang mengajarkan Firman Allah dan menulis segala sesuatu tentang Yesus Putra Allah yang Hidup.

“Kita dengar Rasul Paulus, Petrus dan Thomas, Santo Yohanes yang menyebarkan dan mewartakan Kerajaan Allah kepada segala suku Bangsa. Di indonesia kebanyakan melalui Bangsa Roma ke Eropa dan berkembang hingga kin, Misionaris dari Jerman dan Belanda hingga hari ini,” ujarnya.

Pastor Lesomar menekankan, banyak yang percaya untuk terlibat dalam pelayanan maka roh itu akan mengajarkan seluruh Umatnya, misalkan pada karya intelektual, rejeki, diamalkan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat, mengasihi orang lain. Karya intelektual dapat berupa tugas seorang guru, dokter, dosen dan berbagai pekerjaan lainnya.

Pastor Lesomar mengajak seluruh Umat yang percaya kepada Yesus Kristus, dimana Pelayanan mewartakan Karya agung Allah dalam hidup, melalui potensi diri lewat karunia yang diberikan Tuhan untuk melakukan yang terbaik bagi sesama yang membutuhkan.

“Dunia modern kita berdoa mohon roh tinggal kuat dalam diri kita, menggerakan kita lakukan semua karya baik, mulai yang diajarkan Yesus kepada kita. Roh Allah tidak tinggal di Pohon dalam tanah, jauh di surga dibalik awan namun dia ducurahkan dan tinggal dalam setiap hati manusia,” terangnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....