Peringati Harkitnas SMA Negeri 3 Kota Tual Tanam Mangrove

  • 23 Mei 2026 10:13 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual : Memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-118, SMA Negeri 3 Kota Tual, lokasi Tayando Yamtel Kecamatan Tayando Tam, melakukan penanaman Mangrove, di area pantai setempat. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026, disasarkan pada lokasi sekitar pelabuhan Perintis dan Dermaga ASDP Tayando Yamtel.

Kepala SMA Negeri 3 Tual, Samsudin Rumaf saat dikonfirmasi RRI via telepon pada Kamis (21/5/2026) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas sekolah, sebagaimana petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. Selain itu, penanaman Mangrove juga dimaksudkan sebagai implementasi dari program Asta Cita yang digalakan oleh pemerintah RI.

“Penanaman Mangrove ini merupakan salah satu program prioritas SMA Negeri 3 Tual, sesuai dengan format yang diminta oleh Dinas Pendidikan Provinsi Maluku. Jadi program-program prioritas sekolah itu harus diinput ke Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, salah satunya yaitu penanaman Mangrove di pulau Heniar”, kata Rumaf.

Rumaf menjelaskan, dalam menjalankan program-programnya, SMA Negeri 3 Kota Tual menggandeng wadah-wadah Pendidikan di wilayah setempat, baik dari jenjang SD/MI hingga SMA sederajat. Kolaborasi yang terbangun harmonis antar wadah Pendidikan di Tayando Yamtel, didukung oleh sebuah wadah yang menghimpun para pendidik, yang diberi nama Kerukunan Keluarga Guru Tayando Yamtel (Kakagaya).

“Setiap kegiatan di desa, kami guru maupun siswa SMA Negeri 3 Tual maupun sekolah-sekolah yang ada di sini dilibatkan, karena kami punya wadah yang namanya Kerukunan Keluarga Guru Tayando Yamtel atau Kakagaya”, ujar Rumaf.

Kepala SMA Negeri 3 Tual menambahkan, kegiatan penanaman Mangrove tidak hanya dilakukan pada peringatan Harkitnas tahun ini, namun akan dilanjutkan pada akhir tahun pelajaran 2025/2026. Rumah menegaskan, pihaknya berencana mengembalikan keberadaan sebuah pulau kecil di kawasan tersebut, yaitu pulau Varatnew, yang hampir lenyap, karena dirusakkan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Varatnew sendiri adalah sebuah pulau kecil berpasir putih dengan letaknya yang strategis di antara ohoi Tayando Yamtel, Tayando Ohoiel dan Tayando Yamru. Keindahan pulau dengan nilai hstoris begitu dalam bagi masyarakat Tayando, kini tersisa hamparan pasir putih, yang hanya dapat disaksikan pada saat pasang surut, sementara di saat pasang naik, pulau tersebut seakan lenyap tertelan gelombang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....