Persatuan dan Persaudaraan Wajib Diwujudkan dalam Komunitas Bergereja

  • 17 Mei 2026 16:26 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Hari Minggu Paskah VII (Pekan VII Paskah) adalah minggu terakhir masa Paskah. Perayaan ini dalam kalender liturgi Gereja Katolik, diperingati sebagai Hari Minggu Komunikasi Sedunia dan menjadi hari ketiga Novena Roh Kudus.

Pastor Paroki Tual RP. Frans Lesomar, MSC dalam Kotbahnya pada Misa Kudus di Gereja St. Fransiskus Xaverius Tual menegaskan, Sejak awal Yesus mengajak umatnya untuk mengamalkan Persekutuan dan karya cinta kasih di dalam kehidupan menggereja, mulai level Rukun. Paroki hingga Keuskupan , Minggu (17/5/2026).

“Yesus meminta agar persekutuan dan persaudaraan menjadi hal penting yang harus diwujukan, dan menghindari perpecahan satu dengan yang lain. Orang saling mendoakan satu sama lain dan saling mendukung dan menguatkan mulai dalam Keluarga, Rukun dan Paroki dan Kelompok Kategorial,” ajaknya.

Pastor Lesomar mengatakan, komunikasi yang baik di lingkup umat Katolik, menjadikan seluruh Pengikut Kristus bersati, saling meneguhkan dengan mengaplikasikan kasih kepada satu dengan yang lain.

“Kita belajar dari bahasa Injil, Tuhan berdoa untuk kita, dan kata Yesus Saya tidak berdoa untuk dunia secara keseluruhan, namun Saya berdoa untuk mereka yang menyerahkan Yesus. Tuhan Yesus sudah mengajar kepada mereka, dan kelompok sampai di desa dan kita yang dikasihiNya,” ucap Pastor Lesomar.

Pastor Lesomar mengingatkan, ungkapan iman perlu dibarengi kegembiraan dan sukacita bersama Saudara seiman, yang diberikatakan Rasul Paulus, dan selalu memberikan semua makna kasih kepada orang lain dalam Sukacita dan kegembiraan. Namun harus disertai penderitaan.

“Jika ada orang membutuhkan uang untuk pengobatan, kita ungkapkan cinta kita dengan memberikan uang, tapi jika ada pengorbanan, apalagi dari sisi ekonomi kita masih saja terbatas dan orang harus mampu mengorbankan diri,” ujarnya.

Pastor Lesomar menekankan, sesuai Firman Tuhan Yesus, setiap orang percaya harus melakukan sesuatu dengan pengorbanan , dan janganlah menjadi pembunuh dan pengacau, tetapi wajib melakukan yang terbaik sesama.

“Kita pulang menghayati firman ini, dalam Rukun, kelompok kategorial dimana saja kita lakukan kebaikan kepada orang lain.Kita punya Tuhan bukan cuman Tuhan yang menuntut untuk disembah, namun Tuhan juga berdoa untuk kita Semua bersatu,” katanya.

Dikatakan, dalam Firman Tuhan Yesus berdoa untuk para Murid juga mendoakan Anak -AnakNya. Dan Umat yang percaya memiliki Allah yang sungguh mencintai Seluruh umatnya, melakukan banyak Mujizat diantaranya, mengubah air menjadi anggur, membangkitkan Lazarus dan banyak keajaiban lainnya.

“Mari kita isi komunikasi bersama Saudara dan Tuhan dalam doa - doa kita, bercerita bersama Bunda Maria, dan TuhanYesus, berkomunikasi dengan Tuhan dalam doa kita. Banyak yang tidak sembayang rukun, sederhana selama masih hdup ada persekutuan dan saling menguatkan. Tidak boleh Bakalai, kita mengajak untuk berdoa dan Pengurus rukun terus bersatupadu,” tuturnya.

Pastor Lesomar mengimbau, jika terdapat sesama kita yang berasal dari komuitas lain ingin didoakan, berikan ruang seluas-luasnya untuk berdoa memohon kasih dan penyertaan Tuhan terhadap berkat dan perutusan dalam kasih dan persaudaraan sejati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....