Konflik Timur tengah Turut Pengaruhi Jumlah Kunjungan Wisata Kepulauan Kei
- 14 Mei 2026 06:28 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur : Konflik Timur Tengah turut mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan di Kepulauan Kei. Hal ini diungkapkan oleh rekanan pelayanan wisata, Austronasian Expedition Services, Enggelina Heatubun saat ditemui di destinasi wisata Ngurbloat beach Maluku Tenggara, pada Senin pagi (11/5/2026).
Heatubun menjelaskan, kehadiran kapal pesiar Le Jacques Cartier di Kepulauan Kei pada Senin pagi 11 Mei 2026, merupakan kebanggaan tersendiri, karena semakin membuka akses masuk bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Kepulauan Kei. Kehadiran para wisatawan tersebut, dinilai sebagai sebuah perkembangan positif terhadap promosi pariwisata Kepulauan Kei.
Dijelaskan, bila pada kunjungan-kunjungan sebelumnya, jumlah wisatawan dalam Austronasian Expedition Services di Kepulauan Kei cukup banyak, namun kali ini hanya berkisar seratus orang. Kondisi tersebut turut mempengaruhi layanan dan jamuan yang diberikan kepada para turis asing.
“Kami selaku rekanan pelayanan wisata, Austronasian Expedition Services, yang datang dengan kapal Le Jacques Cartier. Biasanya tahun-tahun lalu dengan group Ponaan tapi kali ini hanya yang ini. Jumlahnya ada seratusan, sedikit, mungkin juga karena gejolak Timur Tengah. Sebenarnya kalau kapal pesiar masuk, pemberdayaan ekonomi masyarakat itu jalan, makanya kali ini hanya ada snek pangan lokal, tapi kali-kali sebelumnya, selalu ada tarian, pertunjukkan budaya”, kata Heatubun.
Heatubun mengungkapkan turunnya jumlah pengunjung asing, mengakibatkan permintaan terhadap produk-produk lokal minim, serta sajian seni budaya Kei tak mendapatkan ruang dan kesempatan yang cukup untuk ditampilkan. Olehnya itu, diharapkan situasi konflik di berbagai Kawasan segera reda, agar mengembalikan minat dan gairah berkunjung ke destinasi-destinasi penting, diantaranya Kepulauan Kei, dapat berjalan dengan baik.
Heatubun mengungkapkan, hingga bulan Mei dan Juni pada tahun-tahun sebelumnya, sebanyak 3 sampai 4 kapal pesiar dengan jumlah wisatawan yang cukup banyak telah berlabuh di perairan Kepulauan Kei, namun hingga bulan Mei di tahun 2026, tercatat baru 2 kapal yang masuk, dengan jumlah wisatawan yang minim. Sementara itu, jadwal kunjungan selanjutnya dalam tahun inipun belum diterima pihaknya, sehingga semua pihak diminta bahu-membahu dalam mendukung promosi wisata Kepulauan Kei, agar semakin menarik minat para wisatawan untuk berkunjung ke wilayah ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....