Hardiknas 2026: Pemerintah Perkuat Transformasi Pendidikan
- 02 Mei 2026 15:29 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk menegaskan arah kebijakan pendidikan nasional. Hal ini disampaikan dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru, Adolof Pokar, pada upacara yang berlangsung di halaman kantor Dinas Dikbud Aru, Sabtu (2/5/2026).
Dalam amanat tersebut, pemerintah menegaskan lima program prioritas untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua.
Pertama, pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan didukung sarana memadai. Hingga 2025, revitalisasi telah menjangkau lebih dari 16 ribu satuan pendidikan, sementara digitalisasi melalui papan interaktif telah diterapkan di ratusan ribu sekolah.
Kedua, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru. Pemerintah memberikan beasiswa bagi guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan, serta pelatihan di berbagai bidang seperti pembelajaran mendalam, kecerdasan artifisial, dan kepemimpinan sekolah. Selain itu, kesejahteraan guru juga ditingkatkan melalui tunjangan dan insentif.
Ketiga, penguatan karakter peserta didik melalui lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman. Program ini mencakup penerapan budaya sekolah yang positif, pencegahan perundungan, serta penguatan kegiatan seperti pramuka, upacara, dan pembelajaran berbasis pengalaman.

Keempat, peningkatan kualitas pembelajaran melalui gerakan literasi, numerasi, serta penguatan STEM. Pemerintah juga memperkenalkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai alat evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Kelima, perluasan akses pendidikan yang inklusif dan fleksibel. Pemerintah membuka berbagai jalur pendidikan, termasuk pendidikan jarak jauh, sekolah terbuka, serta layanan bagi anak berkebutuhan khusus.
Dalam penutup amanatnya, ditekankan bahwa keberhasilan seluruh program tersebut sangat bergantung pada tiga hal utama, yaitu mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas.
“Tanpa ketiganya, kebijakan hanya akan menjadi formalitas tanpa dampak nyata,” tegasnya.
Melalui berbagai langkah strategis ini, pemerintah berharap dapat membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, tangguh, dan mampu membawa bangsa menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....