Hardiknas 2026 di Malra, Wabup Sampaikan Arah Pendidikan Nasional
- 02 Mei 2026 15:25 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dalam upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di Stadion Maren Langgur, Sabtu (2/5/2026) sebagai penegasan arah pendidikan nasional berbasis nilai kemanusiaan. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan pendidikan untuk memperkuat komitmen membangun generasi unggul dan berkarakter.
Dalam pidato tersebut ditegaskan peringatan Hardiknas menjadi ajang meneguhkan kembali spirit pendidikan nasional yang dilandasi kasih sayang dan ketulusan. Pendidikan dipandang sebagai proses memanusiakan manusia dengan menumbuhkembangkan potensi dan fitrah setiap individu.
“Momentum Hardiknas ini harus dimaknai sebagai penguatan komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan yang berakar pada nilai kemanusiaan dan budaya,” ujar Rahantoknam.
Rahantoknam juga menggarisbawahi pemikiran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yang menekankan sistem among melalui konsep asah, asih, dan asuh sebagai landasan pendidikan. Nilai tersebut dinilai tetap relevan dalam membentuk karakter peserta didik yang berilmu, berakhlak, dan berkepribadian.
Selain itu, pendidikan disebut sebagai amanat konstitusi sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003. Tujuan pendidikan diarahkan untuk menciptakan manusia yang beriman, cerdas, mandiri, sehat, serta memiliki tanggung jawab sosial dan kebangsaan.
“Implementasi nilai-nilai tersebut harus tercermin dalam proses pembelajaran di sekolah agar mampu membentuk generasi yang utuh dan berdaya saing,” kata Rahantoknam.
| Baca juga: Upacara Peringatan Hardiknas 2026 Kota Tual |
Lebih lanjut, pidato tersebut juga mengaitkan arah kebijakan pendidikan dengan visi pembangunan nasional melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pendidikan diposisikan sebagai instrumen strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan mampu membawa Indonesia menjadi negara maju dan bermartabat.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam atau Deep Learning sebagai program prioritas nasional. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran serta memperkuat capaian tujuan pendidikan nasional secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....