Mengukir Adat Kei, Hardiknas 2026 Jadi Momentum Pendidikan Berbasis Budaya
- 02 Mei 2026 14:42 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Semangat pelestarian budaya lokal mewarnai pelaksanaan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Stadion Maren, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara dengan melibatkan berbagai unsur pendidikan dan pemerintah daerah.
Kegiatan yang mengusung tema “Mengukir Adat Kei Menjadi Ilmu, Menenun Bakti Bagi Ibu Pertiwi” ini menjadi momentum penguatan identitas budaya dalam dunia pendidikan. Sejak pukul 07.30 WIT, para peserta telah memadati lokasi kegiatan dengan tertib, mencerminkan semangat kebersamaan dan antusiasme tinggi dalam mengikuti rangkaian peringatan tersebut.
“Tema ini menjadi pengingat bahwa pendidikan di Maluku Tenggara harus berpijak pada nilai-nilai budaya lokal sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tenggara, Bin Raudha Arif Hanubun.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan tarian kolaborasi yang dibawakan siswa-siswi dari SMP Budhi Mulia Langgur, SMP Negeri 13 Kei Kecil, dan SMP Santa Andreas Rumaat. Penampilan tersebut berhasil memukau peserta upacara sekaligus menegaskan peran seni sebagai bagian dari proses pendidikan.
Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, bertindak sebagai pembina upacara, sementara Hasyim Rengil yang menjabat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dipercayakan sebagai pemimpin upacara. Pembacaan naskah Undang-Undang Dasar dilakukan oleh Theresia Lesokar dan doa dipimpin Kepala Kementerian Agama Maluku Tenggara, Ahmad Raharusun.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ruang ekspresi dan pembelajaran bagi peserta didik untuk menampilkan kreativitas serta kecintaan terhadap budaya daerah,” kata Raudha.
Memasuki sesi lanjutan pada pukul 09.00 WIT, berbagai penampilan seni turut memeriahkan peringatan tersebut, mulai dari tarian Yerik oleh siswa TK dan PAUD hingga pertunjukan musik tradisional Kei. Selain itu, tari kolosal, drama kolosal, dan trio medley lagu daerah turut menyemarakkan suasana dengan nuansa kearifan lokal yang kuat.
Tak hanya itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan peluncuran program MTH Smart serta penampilan dance MRH-VR sebagai wujud inovasi generasi muda di bidang teknologi dan seni. Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup dengan penyerahan hadiah dan pesta rakyat pada pukul 10.00 WIT sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur masyarakat Maluku Tenggara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....