Kapolres Aru Tekankan Peran Strategis Nelayan Cegah Penyelundupan Orang
- 23 Apr 2026 17:16 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual : Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Albert Perwira Sihite, menegaskan pentingnya peran nelayan dalam menjaga keamanan wilayah laut, khususnya dalam mencegah praktik penyelundupan orang dan pelanggaran keimigrasian.
Hal tersebut disampaikan Sihite saat memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi migrasi aman yang digelar oleh International Organization for Migration (IOM) bekerja sama dengan Divhubinter Polri, di lantai II Gedung BPKAD Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (22/4/2026).
Menurut Sihite, karakteristik wilayah Kepulauan Aru sebagai daerah kepulauan menjadikan nelayan sebagai garda terdepan dalam pengawasan perairan.
“Nelayan adalah pihak yang paling memahami kondisi laut dan cuaca. Peran mereka sangat strategis dalam mendeteksi adanya aktivitas mencurigakan di wilayah perairan,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya sempat terjadi kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah tersebut. Kasus itu menjadi perhatian serius aparat, mengingat jalur laut kerap dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal, termasuk penyelundupan manusia.

“Dulu mungkin kasus seperti ini tidak terlalu terlihat, tetapi seiring perkembangan zaman, aktivitas ilegal semakin nyata dan perlu diwaspadai bersama,” katanya.
Selain itu, Sihite juga menyampaikan bahwa pihaknya pernah menemukan warga negara asing di Dobo tanpa dokumen resmi. Orang tersebut telah diamankan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebelum dipulangkan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tindak pidana tidak hanya terjadi karena adanya kesempatan, tetapi juga karena adanya niat. Oleh sebab itu, diperlukan kewaspadaan dan kesadaran kolektif dari seluruh masyarakat, khususnya di wilayah pesisir.
Sihite berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, para nelayan dan pemangku kepentingan dapat memahami konsekuensi hukum dari setiap pelanggaran, serta berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat luas di Kepulauan Aru.
“Harapannya, pemahaman ini bisa diteruskan kepada masyarakat sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....