Gerits Penulis Kumpulan Puisi Bergeraklah
- 17 Apr 2026 12:46 WIB
- Tual
RRI.CO.ID,Tual - Gerits Kelmaskossu adalah penulis puisi pada buku bergeraklah menjadi narasumber pada program acara puisi di Pro 2 RRI Tual, menceritakan bagaimana puisi diciptakan dan melalui sebuah proses Panjang sebelum dapat diterbitkan, hal ini menjadi inspirasi untuk teman Pro 2 yang mendengar.
Gerits menjelaskan Inspirasi Kumpulan Puisi Bergeraklah lahir dari pengalaman hidup yang sangat dekat berupa pergumulan batin, kegelisahan, dan juga kesadaran bahwa manusia sering kali terjebak dalam keadaan diam, dirinya melihat realitas sekitar, baik secara pribadi maupun sosial, lalu mencoba merefleksikannya menjadi sebuah ajakan untuk bangkit, untuk tidak menyerah pada keadaan.
“Jadi puisi ini adalah hasil perjumpaan antara pengalaman, perenungan, dan harapan”katanya.
Menurutnya menciptakan puisi bukan pertama-tama soal teknik, tetapi soal kepekaan, dirinya biasanya memulai dari rasa, entah itu gelisah, sedih, atau harapan, lalu kemudian diam sejenak, merenungkannya, dan membiarkan kata-kata muncul secara jujur. Setelah itu, menyusunnya dengan lebih sadar dengan memilih diksi, ritme, dan alur agar tetap puitis tetapi tidak kehilangan makna.
Gaya bahasa yang digunakan cenderung menggunakan gaya bahasa metaforis, tetapi tetap berusaha menjaga kedekatannya dengan realitas. Metafora baginya penting untuk memberi kedalaman makna, namun tidak ingin membuatnya terlalu jauh dari pembaca. Jadi, ada keseimbangan antara bahasa yang imajinatif dan bahasa yang tetap terasa nyata.
Pesan utama dari Kumpulan Puisi Bergeraklah adalah ajakan untuk tidak tinggal diam dalam hidup, Gerits menilai Setiap orang pasti mengalami titik lelah, putus asa, atau kebingungan, tetapi masing-masing orang dipanggil untuk tetap melangkah. Bergerak di sini bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara batin yakni berani berubah, berani menghadapi diri sendiri, dan berani berharap.
Di akhir program puisi ada beberapa puisi yang diperdengarkan oleh Gerits kepada pendengar Pro 2 yang kemudian dijelaskan bahwa puisi-puisi ini dapat merefleksikan kehidupan sebenarnya dengan secara sadar atau tidak dalam puisi sebuah pergerakan yang mengalir sebuah kehidupan,Karena dalam pergerakan itulah kehidupan menemukan maknanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....