Pastor Rahaded Ajak Umat Maknai Masa Prapaskah

  • 22 Feb 2026 14:53 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual : Pastor Corsan Rahaded dalam khotbah Minggu pertama Prapaskah 2026 di gereja St. Yosep Dobo, Minggu (22/02/2026), mengingatkan umat tentang relevansi pencobaan Yesus dengan kehidupan masa kini. Ia menyebutkan bahwa godaan untuk mencari kenyamanan, jabatan, dan pengaruh sering kali membuat orang menghalalkan segala cara.

Dalam dunia modern, pencobaan tidak selalu hadir dalam bentuk nyata, tetapi melalui kesepian, kelelahan mental, dan rasa hampa di tengah keramaian. Pada saat-saat kritis itulah, berbagai jalan pintas kerap menggoda manusia untuk menjauh dari nilai iman.

RD Corsan Rahaded menegaskan bahwa Prapaskah adalah masa empat puluh hari untuk memeriksa kembali kehidupan rohani. Umat diajak melatih pengendalian diri melalui puasa agar mampu mengatakan tidak pada keinginan yang menjauhkan dari Tuhan.

“Prapaskah adalah waktu tahun pertama kita selama empat puluh hari. Ini bukan sekadar masa di mana kita berhenti atau mengurangi makanan dan minuman dan jajan. Prapaskah adalah waktu untuk memeriksa kembali. Prapaskah berarti: Pertama, melatih pengendalian diri, puasa”, kata Ptr. Rahaded.

Selain itu, doa menjadi sarana menjalin kemurnian iman dan menyelaraskan kehendak dengan rencana Allah. Doa bukan sekadar daftar permintaan, melainkan wujud penyerahan diri secara tulus kepada Tuhan.

Melalui amal kasih, umat diundang keluar dari kepentingan diri dan memberi prioritas pada cinta kasih. Pastor Rahaded menegaskan bahwa meski tantangan terasa berat, Yesus telah lebih dahulu mengalahkan pencobaan dan senantiasa menyertai umat dalam perjalanan Prapaskah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....