KONI Malra Pasang Strategi Capai Target
- 04 Feb 2026 12:40 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku Tenggara menyusun sejumlah strategi, sebagai upaya dalam mewujudkan target posisi lebih baik pada Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) Ke-5 tahun 2026. Wakil Ketua I KONI Malra, Marcel R. Laiyanan menjelaskan, diantara strategi tersebut yaitu mengurangi jumlah atlet, dibanding Popmal IV pada tahun 2022.
Selain pengurangan jumlah atlet, KONI juga akan menyertakan Cabang-cabang Olahraga yang berpotensi mendulang medali bagi Malra. Olehnya itu, sejumlah cabang yang tercatat menyumbangkan medali emas pada Popmal 2022, akan diprioritaskan pada Popmal V ini.
“Berkaca pada prestasi Popmal Keempat itu, cuma lima cabang olahraga yang memperoleh medali emas, yaitu renang lima medali emas, wushu tiga medali emas, atletik dua medali emas, taekwondo satu emas, catur satu medali emas, prioritas lima cabang ini”, kata Laiyanan.
Laiyanan menyatakan, pengurangan jumlah atlet dari Popmal sebelumnya yaitu lebih dari 200 orang, juga dimaksudkan meminimalisir jumlah, namun sebaliknya memaksimalkan peluang untuk memperoleh medali. Hal ini dilatari pengalaman di tahun 2022, sebagian besar atlet hanya diutus, namun tidak mampu menyumbangkan medali bagi kabupaten Maluku Tenggara.
“Atletnya tidak banyak tapi perolehan medalinya harus lebih banyak. Jangan kirim 20 orang, sampai di sana Cuma 2 orang yang dapat medali sedangkan 18 orang jadi turis, itu jangan”, kata Laiyanan pula.
Dijelaskan, sejak awal tahun ini, KONI Malra melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pengurus-pengurus Cabang Olahraga di Maluku Tenggara maupu Pemda, untuk memaksimalkan persiapan. Terkait, Training Centre (TC), KONI juga akan menentukan pola terbaik dalam merealisasikannya.
Untuk menegaskan komitmen daerah dalam mengembangkan dunia olahraga di Malra, terutama bagi para atlet yang akan mempertaruhkan kemampuannya demi daerah tercinta, maka KONI juga akan memberikan apresiasi kepada setiap atlet penyumbang medali di Popmal V 2026. Oleh karena itu, Pengcab-Pengcab dan para atlet diminta mempersiapkan diri sebaik mungkin, untuk mengembalikan kejayaan olahraga di Maluku Tenggara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....