Ulang Tahun Imamat Momentum Pembaharuan Janji Pelayanan
- 03 Feb 2026 09:37 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual : Wakil Uskup Kepulauan Aru, Ptr. Tino Ulahayanan, menegaskan bahwa panggilan imamat merupakan panggilan Allah yang hadir secara unik dalam diri setiap pribadi. Dalam sambutannya pada ceremony perayaan HUT Imamat Ptr. Roland Ignatius Renwarin, RD Leo Laiyan, dan RD Corsand Rahaded, Kamis (29/01/2026) Ulahaiyanan mengatakan bahwa Tuhan memanggil manusia melalui cara-cara yang sangat manusiawi dan penuh makna.
Menurutnya, perayaan ulang tahun imamat menjadi momen untuk mengenang kembali panggilan awal para imam. Perayaan ini juga mengajak para imam untuk merefleksikan perjalanan iman dan pelayanan yang telah dijalani.
Ptr. Tino menjelaskan bahwa ulang tahun imamat merupakan saat pembaruan janji imamat, khususnya bagi imam diosesan. Janji selibat dan ketaatan kepada Uskup diteguhkan kembali sebagai wujud kesetiaan dalam pelayanan Gereja.
“Selain kita bersyukur, kita mengenang, selanjutnya kita membaharui. Jadi gereja harus selalu membaharui diri, juga dalam hal imamat atau dalam hidup sakramen perkawinan, kenapa sampai komisi pewartaan, komisi persekutuan, setiap kali ulang tahun perkawinan, selalu dibuat pembaharuan janji perkawinan, supaya mengingatkan kembali bahwa inilah sakramen yang kita terima dan kita dapatkan dari Tuhan”, kata Wakil Uskup.
Ia menekankan bahwa imamat sejatinya adalah untuk umat Allah. Tidak ada imam tanpa umat dan tidak ada umat tanpa kehadiran imam sebagai pelayan sakramen.
Sementara itu, Ptr. RD Leo Laiyan membagikan pengalamannya dalam menekuni panggilan imamat hingga akhirnya melayani di Kepulauan Aru. Rangkaian perayaan HUT Imamat ditutup dengan pemotongan kue dan santap bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....