Lampu Kendaraan Mati, Warga Langgur Minta Sweeping Ketat
- 02 Feb 2026 16:37 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Warga Langgur, Yos, melaporkan banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas dengan lampu mati dan remang-remang pada malam hari di jalan raya. Laporan tersebut disampaikan melalui program Halo RRI Senin pagi, 2 Februari 2026, karena kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan lain.
Yos menekankan agar pihak kepolisian saat melakukan sweeping tidak hanya memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, kaca spion, atau administrasi lainnya. Ia meminta aparat lebih memberi perhatian pada aspek keselamatan, terutama fungsi lampu kendaraan.
“Yang terpenting juga kelengkapan lampu kendaraan karena beberapa malam lalu saya menemui motor dan mobil yang lampunya mati, ini sangat membahayakan kendaraan lain,” kata Yos, Senin (2/2/2026).
| Baca juga: Semangat Pawai Pedagang Sayur Jadi Sasaran |
Menurut Yos, kendaraan dengan lampu mati atau remang-remang berisiko tinggi menimbulkan kecelakaan, khususnya pada malam hari di ruas jalan Langgur yang cukup ramai. Ia berharap sweeping kendaraan benar-benar memprioritaskan keselamatan pengguna jalan, bukan semata kelengkapan administrasi.
“Jangan hanya fokus pada kelengkapan surat atau kaca spion, tetapi pastikan semua lampu kendaraan berfungsi agar pengendara lain tetap aman,” ujar Yos.
Selain penindakan, Yos juga mendorong kepolisian untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara. Kesadaran pengendara untuk memastikan lampu depan, lampu rem, dan lampu sein berfungsi menjadi kunci utama keselamatan di jalan.
Menanggapi laporan tersebut, Wakapolres Maluku Tenggara Jufri Djawa mengatakan kondisi lampu kendaraan yang tidak berfungsi menjadi perhatian serius kepolisian. Ia menegaskan sweeping kendaraan harus mencakup pemeriksaan aspek keselamatan, bukan hanya administrasi.
“Yang penting bukan hanya surat-surat atau kaca spion, tetapi kelengkapan lampu kendaraan, karena beberapa malam terakhir sering terjadi kecelakaan akibat lampu yang mati,” kata Jufri.
Jufri menjelaskan, Polres Maluku Tenggara mulai melaksanakan Operasi Keselamatan secara terpusat selama 14 hari ke depan. Operasi ini digelar untuk memastikan keselamatan transportasi menjelang bulan suci Ramadhan, seiring meningkatnya aktivitas dan arus lalu lintas masyarakat.
Dalam operasi tersebut, polisi akan memeriksa kelengkapan kendaraan roda dua, roda empat, termasuk SIM, plat nomor, kaca spion, serta fungsi lampu depan dan lampu rem. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras dan obat-obatan saat berkendara karena dapat menurunkan konsentrasi dan memicu kecelakaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....