KONI Malra Komitmen Perbaiki Peringkat Di Popmal V
- 23 Jan 2026 13:47 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku Tenggara, berkomitmen memperbaiki kedudukannya dalam Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) V, yang dijadwalkan berlangsung pada bulan September 2026, di Kota Ambon. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua 1 KONI Malra, Marcel R. Laiyanan, pada Dialog Olahraga programa 1 RRI Tual, pada Jumat (09/01/2026).
Laiyanan menjelaskan, pada Popmal IV di tahun 2022, Maluku Tenggara hanya berada di urutan empat setelah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) sebagai juara umum III, sementara tempat kedua diraih Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dan Kota Ambon sebagai juara Umum, dengan total medali 182, yang terdiri dari 76 Emas, 52 Perak dan 54 medali perunggu. Posisi keempat yang diraih Maluku Tenggara, dengan raihan medali sebanyak 47, terdiri dari 12 Emas, 9 medali Perak dan 26 Perunggu.
Kenyataan ini memotivasi KONI Malra untuk mewujudkan harapan masyarakat daerah ini, untuk membuktikan kehebatannya sebagai salah satu kabupaten tertua di provinsi Maluku. Laiyanan menegaskan, peringkat ideal bagi Maluku Tenggara, adalah urutan dua atau tiga, namun kebanggan tersebut belum dapat diwujudkan oleh para atlet di Popmal IV.
“Maluku Tenggara adalah salah satu kabupaten tertua di provinsi Maluku, jadi peringkat ideal bagi Malra itu, urutan dua atau tiga, karena infrastruktur, SDM kita layak untuk itu”, kata Laiyanan.
Dikatakan, salah satu strategi yang akan diterapkan untuk memenuhi target tersebut, yaitu menentukan jumlah atlet yang akan diutus sebagai perwakilan Malra di ajang bergengsi Popmal V 2026. Laiyanan menegaskan, bila di Popmal sebelumnya, Malra menyertakan lebih dari 200 atlet, maka kali ini akan dikurangi jumlahnya.
Pengurangan jumlah atlet sebagai utusan Malra kali ini, dilatari pertimbangan, memaksimalkan perolehan medali, dengan mengandalkan atlet-atlet potensial, yang siap mendulang medali pada setiap cabang yang diikuti. Wakil ketua 1 KONI Malra menegaskan, lebih baik kurang jumlah tapi unggul prestasi, daripada lebih banyak jumlahnya, tapi minim jumlah medali yang diperoleh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....