Saadiah Uluputty Dorong Infrastruktur Perikanan Maluku Tenggara-Tual
- 13 Jan 2026 15:50 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Saadiah Uluputty, menegaskan Maluku Tenggara dan Kota Tual memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pertanian. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke dua daerah tersebut untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah, Selasa (13/1/2026).
Menurut Saadiah, tantangan utama yang selama ini menghambat optimalisasi potensi tersebut adalah keterbatasan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah. Ia menilai pembangunan jalan, pelabuhan, dan sarana transportasi laut menjadi kebutuhan vital untuk menghubungkan hasil produksi masyarakat dengan pasar.
Dalam konteks tersebut, Saadiah menekankan peran strategis Komisi V DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Perhubungan. Sinergi lintas kementerian diperlukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat.
“Daerah ini kaya sumber daya, terutama perikanan, tetapi tanpa infrastruktur dan konektivitas yang memadai, masyarakat tidak merasakan nilai kemakmurannya. Karena itu, pembangunan infrastruktur adalah kunci agar negara benar-benar hadir,” ujar Saadiah.
Saadiah menjelaskan, Komisi V membidangi sektor jalan, jembatan, air bersih, hingga transportasi darat, laut, dan udara yang sangat dibutuhkan wilayah kepulauan. Dalam rapat bersama Kementerian Perhubungan, Saadiah secara khusus menyuarakan kebutuhan kapal perintis baru serta pembukaan dan perluasan trayek perintis di Maluku Tenggara dan Tual.
Selain itu, Saadiah juga mendorong pembangunan dermaga dan pelabuhan yang layak agar pelayanan transportasi laut lebih manusiawi dan aman. Ia meminta alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dipertegas agar masyarakat dapat melihat langsung hasil nyata dari kunjungan kerja dan pembahasan di parlemen.
“Saya minta langsung kepada Dirjen agar disampaikan berapa alokasi APBN untuk daerah saya, supaya tidak hanya janji. Alhamdulillah, pembangunan kelengkapan pelabuhan di Tual tahun ini sudah masuk anggaran,” kata Saadiah.
Dengan kunjungan kerja tersebut, Saadiah berharap pemerintah pusat semakin memahami kondisi riil daerah kepulauan. Ia optimistis pembangunan infrastruktur dan konektivitas laut dapat mengakhiri ironi daerah kaya sumber daya tetapi masyarakatnya masih hidup dalam keterbatasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....