Anis Byarwati Soroti Keluhan Daerah dan Tekanan Fiskal

  • 10 Jan 2026 17:12 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mencatat sejumlah persoalan yang dihadapi Maluku Tenggara dan Kota Tual setelah bertemu dengan perwakilan masyarakat. Keluhan tersebut disampaikan oleh kepala daerah hingga kepala desa terkait keterbatasan dukungan pusat terhadap kebutuhan dasar dan penanganan kebencanaan, Sabtu (10/1/2026).

Anis menilai aspirasi itu mencerminkan kegelisahan daerah yang perlu segera mendapat perhatian pemerintah pusat. Sebagai wakil rakyat, ia menyebut masukan tersebut menjadi amanah yang harus diperjuangkan melalui jalur kebijakan dan penganggaran.

Menurut Anis, kondisi di daerah pemilihannya relatif lebih terkendali karena telah menerima sejumlah bantuan. Bantuan tersebut antara lain berupa mobil pemadam kebakaran serta dukungan bagi daerah terdampak bencana.

“Saya menangkap keberatan dari kepala daerah dan kepala desa, dan ini menjadi amanah bagi saya untuk diperjuangkan,” ujar Anis.

Ia menyebut beberapa daerah telah memperoleh bantuan armada pemadam kebakaran, kendaraan kebersihan, dan sarana pengelolaan sampah melalui pengajuan ke kementerian terkait. Anis juga membuka ruang bagi daerah lain untuk menitipkan usulan bantuan agar dapat diperjuangkan di tingkat pusat.

Di sisi lain, Anis mengingatkan ruang fiskal nasional saat ini terbatas. Hingga akhir tahun, penerimaan negara baru mencapai sekitar 70 persen dari target, sementara belanja negara melampaui pendapatan sehingga defisit anggaran melebar.

“Penerimaan negara turun, belanja melebihi pendapatan, dan defisit melebar sehingga berdampak pada transfer ke daerah,” kata Anis.

Ia menambahkan, utang negara telah menembus sekitar Rp9.000 triliun, yang semakin mempersempit ruang kebijakan fiskal. Meski demikian, Anis menegaskan pentingnya tetap menjaga optimisme dan mencari solusi agar pembangunan serta pelayanan publik di daerah tidak terhenti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....