Pemda Aru Janji Cari Solusi Tunggakan Mahasiswa Pasapua
- 02 Sep 2025 20:16 WIB
- Tual
KBRN, Tual: Mahasiswa Stikes Pasapua Ambon bersama lembaga àdat Kepulauan Aru, melakukan aksi demo di depan kantor Bupati Aru, pada Selasa (02/09/2025). Maksud unjuk rasa ini guna meminta kepada Pemda Aru, untuk dapat menyelesaikan uang semester mahasiswa senilai 4 Milyar, yang hingga kini menjadi tunggakan pemerintah daerah sejak kepemimpinan Bupati dr. Johan Gonga.
Sekretaris Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Kepulauan Aru, Hamja Kaidel dalam orasinya mengungkapkan kekecewaan kepada Pemda maupun DPRD Kepulauan Aru. Hal ini dikarenakan aspirasi yang sekian lama disuarakan, hanyalah penantian belaka, tanpa menemui titik terang.
"Kami datang untuk menyampaikan kekecewan kami terhadap pemerintah daerah bersama dengan DPRD, terkait dengan nasib kami, mahasiswa Pasapua”, kata Hamja Kaidel.
/srwqd8r0maj2uuz.jpeg)
Aksi demo tersebut dilaksanakan sekitar Pkl. 13.30 WIT, yang.menghadirkan kurang lebih 50 orang mahasiswa, didampingi lembaga adat Aru. Setelah menyuarakan aspirasi, perwakilan pendemo diterima oleh Bupati Timotius Kaidel, didampingi Wakil Bupati Mohamad Djumpa, guna tatap muka bersama dengan mendengarkan langsung aspirasi para pendemo.
Di ruang kerjanya Bupati Timotius Kaidel mengungkapkan, pihaknya sementara membentuk tim yang diketuai oleh Asisten III Setda Aris Frits Gainau. Tugas dari tim ini adalah mencari solusi untuk sebisa mungkin dapat menyelesaikan tunggakan utang piutang dengan pihak kampus Stikes Pasapua Ambon tersebut.
Usai bertatapmuka dengan Pemda, para pendemopun melanjutkan ke kantor DPRD Kepulaun Aru. Pantauan rri.co.id aksi demo tersebut dikawal ketat oleh pihak TNI-Polri dan Satpol PP, sehingga demo dapat berlangsung baik dan lancar tanpa ricuh ataupun semacamnya.
Informasi yang berhasil dihimpun RRI, para mahasiwa dan lembaga adat berencana memasang larangan adat di kantor Bupati, bila aspirasi yang disuarakan tak mendapatkan tanggapan sebagaimana yang diharapkan. Menerima jawaban dari Bupati tentang sikap Pemda untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, maka kedua pihak yang terlobat aksi unjuk rasa mengurungkan niat mereka, dan aksipun berakhir dengan damai dan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....